Sejak bersenggolan dalam balapan tersebut, ketegangan antara Rossi dan Marquez kian meledak, belum lagi ditambah dengan perseteruan antara The Doctor dengan sang tandem di Movistar Yamaha MotoGP sekaligus juara dunia 2015, Jorge Lorenzo. Seperti yang dilansir Motorsport, Read meyakini Dorna tak berlaku adil pada Rossi.
"Menjatuhkan hukuman pada Vale atas apa yang terjadi di Malaysia sangatlah tak adil, apalagi harus start terbuncit di Valencia. Menurut saya, itu salah Marc, karena ia bersandar pada Vale. MotoGP dijalankan oleh perusahaan Spanyol dan mereka makin mirip 'Spanish Mafia'. Mereka memihak pada pebalap Spanyol dan tidak mendukung pebalap non-Spanyol dengan adil," ujarnya.
Sepang Clash 2015: Valentino Rossi dan Marc Marquez
Pernyataan Read inipun didukung oleh juara dunia GP500 1987 asal Australia, Wayne Gardner. Menurutnya, 'Sepang Clash' terjadi karena kesalahan Marquez dan ia juga yakin bahwa pebalap Repsol Honda itu memang sengaja menghalangi laju Rossi demi membiarkan Lorenzo menjauh di depan.
"Situasi ini dipicu oleh Marc dengan menahan Vale, jadi ia bisa membiarkan Jorge melenggang, lalu ia jatuh dengan sendirinya. Vale tidak mendorongnya, Marc terjatuh karena ia bersandar pada Vale. Selain itu, Race Direction salah dalam menghukum Vale dengan membuatnya start terbuncit. Menjatuhkan hukuman itu di saat ia memperebutkan gelar sepanjang tahun, tidaklah adil," tutup Gardner. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bos Tech 3: Para Pebalap MotoGP Terlalu Dimanjakan
Otomotif 18 Januari 2016, 15:15
-
'Kalah di Superprestigio 2015, Marc Marquez Tak Seramah Dulu'
Otomotif 18 Januari 2016, 14:15
-
Valentino Rossi-Luca Marini Juarai 'La 100 km dei Campioni' 2016
Otomotif 18 Januari 2016, 13:15
-
Dua Legenda MotoGP Salahkan Marquez Soal 'Sepang Clash'
Otomotif 18 Januari 2016, 10:00
-
Suka Duka Luca Marini Jadi Adik Valentino Rossi
Otomotif 16 Januari 2016, 14:00
LATEST UPDATE
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
-
Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 16:58
-
Luis De La Fuente: Belgia Dulu, Baru Prancis!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 15:00
-
Romelu Lukaku: Belgia Punya Semua yang Dibutuhkan untuk Jegal Spanyol!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 14:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR