Bola.net - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, tak memungkiri bahwa Marc Marquez sempat menjadi salah satu rider incaran pihaknya untuk MotoGP 2021. Meski begitu, kepada Sky Sport, Ciabatti menyatakan bahwa tawaran mereka telah ditolak sejak awal.
Ciabatti tak memungkiri bahwa Marquez, Maverick Vinales, dan Fabio Quartararo, adalah tiga rider yang paling mereka incar, karena ketiganya masih muda dan bisa dijadikan proyek jangka panjang tim pabrikan Ducati. Meski begitu, harapan Ducati harus sirna begitu saja.
Harapan mereka pertama dipupuskan oleh Yamaha, yang pada akhir Januari langsung mengumumkan perpanjangan kontrak Vinales di tim pabrikan sampai 2022, diikuti oleh pengumuman resmi bahwa Quartararo akan jadi tandemnya, menggantikan Valentino Rossi.
Sejak Awal Ingin Bertahan di Honda

Pemusnah harapan Ducati yang kedua adalah Honda, yang pada tengah Februari lalu mengemparkan paddock MotoGP dengan memberi perpanjangan kontrak berdurasi empat tahun kepada Marquez. Ini adalah kontrak terpanjang yang pernah diterima rider MotoGP dalam sejarah.
Ciabatti pun menyatakan sempat bertanya kepada manajer pribadi Marquez yang juga juara dunia GP125 1999, Emilio Alzamora, apakah sang delapan kali juara dunia tertarik pindah tim. Sayangnya, Alzamora langsung menegaskan bahwa Marquez hanya tertarik bertahan di Honda.
"Akhir musim lalu, ada tiga rider yang masuk ketertarikan kami: Marc, Maverick, dan Fabio. Pada satu sisi, kami diberitahu oleh manajer Marc, bahwa ia akan bertahan di Honda. Tapi kontrak empat tahun adalah kejutan, meski ini memang jaminan yang sangat baik," ujar Ciabatti.
Tak Sampai Tahap Negosiasi
Ciabatti juga sekali lagi menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tak sampai mencapai tahap negosiasi dengan Marquez, seperti yang dikabarkan oleh banyak media massa sejak pertengahan musim lalu.
"Sebelum bernegosiasi dengan siapa pun, kami harus memastikan si pebalap memang bersedia untuk bicara. Tapi ketika kami diberitahu, 'Terima kasih, tapi aku ingin bertahan di tempatku yang sekarang,' maka tak ada negosiasi," pungkasnya.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ducati Akui Tawarannya Ditolak Marc Marquez Sejak Awal
Otomotif 6 Maret 2020, 14:40
-
Marquez, Vinales, dan Rins Latihan Bareng Usai Batal Balapan di Qatar
Otomotif 6 Maret 2020, 14:00
-
Marc Marquez Beber Hal yang Bikin Ketagihan Menang
Otomotif 6 Maret 2020, 13:35
-
Dovizioso: Tak Balapan Qatar-Thailand, Marquez Diuntungkan
Otomotif 5 Maret 2020, 13:20
-
Marquez Bersaudara Kecewa MotoGP Qatar Dibatalkan
Otomotif 2 Maret 2020, 16:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Guido Rodriguez
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:33
-
Man of the Match Real Madrid vs Athletic Bilbao: Thiago Pitarch
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:31
-
Man of the Match Bologna vs Inter Milan: Federico Bernardeschi
Liga Italia 24 Mei 2026, 01:44
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Bruno Fernandes jadi Pemain Terbaik Premier League 2025/2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 22:43
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR