
Bola.net - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, menanggapi usulan dari Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer, agar MotoGP 2020 digelar dengan 10 balapan saja dan semuanya digelar di Eropa, yakni setelah pandemi virus corona (Covid-19) nanti mereda.
Beirer menyatakan usulan ini kepada Speedweek, dan kepada media yang sama, Ciabatti mengaku ia cukup sepakat dengan jumlah balapan yang diajukan Beirer, namun tak setuju jika semuanya digelar di Eropa, terutama pada bulan November di mana cuacanya telah mendingin.
"Balapan di Eropa saja? Entahlah. Pertanyaan terbesar saat ini adalah: Apakah kami bisa mulai? Jika ya, kapan? Berapa banyak balapan yang bisa digelar? Di mana kami bisa melakukannya? Jelas kami tak bisa banyak berlaga di Eropa pada November karena cuacanya dingin," ujarnya.
Cari Sirkuit yang Tersedia

Ciabatti berkali-kali menyatakan menggelar MotoGP 2020 sebelum Juli adalah hal mustahil jika melihat keadaan dunia saat ini. Ia cukup puas dengan jadwal balap terkini, di mana ada banyak negara non-Eropa yang bakal dikunjungi. Tapi jika masih terhalangi juga oleh Covid-19, ia yakin harus ada cara lain.
"Jika kami bisa mulai pada awal Agustus, maka bisa ada 12 seri, dari Brno sampai Valencia dalam waktu empat bulan. Jika ada halangan tak bisa terbang ke Thailand, Jepang, Australia, Malaysia, Austin, atau Argentina, kami harus cari trek lain yang tersedia. Tapi sulit mengira-ngira sekarang," ungkapnya.
8-10 Balapan Sudah Cukup
Seperti kebanyakan pimpinan tim lain, Ciabatti juga mendorong Dorna Sports dan FIM melupakan perjanjian menggelar minimal 13 balapan per musim sesuai kontrak di antara mereka. Ia yakin situasi genting macam ini harusnya menyadarkan mereka bahwa menggelar balapan lebih sedikit adalah langkah yang lebih masuk akal.
"Kami harus susun rencana darurat agar siap sekalinya restriksi travel di Eropa kembali longgar. Kami bisa lupakan jumlah minimum 13 balapan pada kontrak Dorna dan FIM. Kami tak butuh 13 balapan demi mencari juara dunia yang layak karena ada situasi tak biasa. Saya rasa 8-10 balapan sudah cukup disebut Kejuaraan Dunia," pungkasnya.
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
- Dorna Sports Tekad Bantu Tim Satelit MotoGP Bayar Upah Kru
- Aprilia Sebut Hukuman FIM pada Andrea Iannone Tak Masuk Akal
- Andrea Iannone: Saya Dinyatakan Tak Bersalah, Tapi Kok Dihukum?
- MotoGP: Andrea Iannone Dijatuhi Larangan Balap Selama 18 Bulan
- 5 Aktor Hollywood Penggemar MotoGP, Salah Satunya Brad Pitt
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Terbaru MotoGP 2020 Usai Seri Le Mans Ditunda Akibat Covid-19
Otomotif 2 April 2020, 16:52
-
MotoGP Prancis Resmi Ditunda Akibat Pandemi Virus Corona
Otomotif 2 April 2020, 16:45
-
Terhalang Covid-19, Suzuki Tetap Pede Pertahankan Rins dan Mir
Otomotif 2 April 2020, 13:27
-
April Mop ala Fabio Quartararo: Jadi Test Driver Formula 1
Otomotif 2 April 2020, 12:55
LATEST UPDATE
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR