
Bola.net - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, secara mengejutkan mengaku pihaknya bertekad tetap menurunkan tiga tim di MotoGP 2022, meski Esponsorama Racing telah tegas akan hengkang pada akhir musim nanti dan Sky Racing VR46 tak punya niatan nyata bertahan di bawah payung mereka.
Seperti diketahui, musim ini Esponsorama dan VR46 melebur, menurunkan Enea Bastianini dan Luca Marini. Esponsorama pun tak memperpanjang kontrak dengan Dorna Sports, dan bahkan mempersilakan VR46 untuk mengambil alih skuadnya jika memang ingin turun sebagai tim seutuhnya pada 2022.
Meski belum ada keputusan final, VR46 tak menutup-nutupi keinginan untuk turun di MotoGP 2022 sebagai tim seutuhnya. Namun, walau tak menutup kemungkinan bertahan sebagai tim satelit Ducati, Project Leader VR46 Alessio 'Uccio' Salucci secara gamblang mengaku timnya ingin hijrah ke Yamaha.
Hati VR46 Ada di Yamaha
"Para rider kami (VR46 Riders Academy) berkembang lebih pesat dari harapan, jadi sudah waktunya membentuk tim di MotoGP. Perjalanan masih sangat panjang, karena sisi ekonomi juga penting. Kami belum tahu motor mana yang akan kami pakai, walau sudah jelas hati kami berada pada Yamaha," ujar Salucci via Sky Sport, Rabu (3/2/2021).
Bak gayung bersambut, harapan Salucci ini tengah dipertimbangkan oleh Yamaha Motor Racing. Sang Managing Director, Lin Jarvis, menyatakan pihaknya akan bernegosiasi dengan VR46 walau belum berani memberi jaminan, karena Yamaha juga sangat ingin mempertahankan kerja samanya dengan Petronas SRT.
Hal ini tentu menjadi ancaman bagi Ducati, yang tetap ingin menurunkan tiga tim di MotoGP 2022, yakni satu tim pabrikan dan dua tim satelit. Saat ini, mereka satu-satunya tim yang punya enam pembalap, dan walau Dorna Sports ingin tiap pabrikan nantinya hanya punya satu tim satelit, Ducati masih ingin menurunkan dua selama mungkin.
Banyak Rider, Banyak Data
"Sangat sulit untuk mengatakan seberapa lama kami bisa tetap menurunkan tiga tim di MotoGP, karena jelas cepat atau lambat kami harus menurunkan empat motor saja, mengingat inilah situasi yang diharapkan di masa depan," ungkap Ciabatti kepada Crash.net pada Rabu (17/2/2021).
"Target kami adalah selama mungkin bertahan dengan situasi sekarang, karena kami bisa punya keuntungan dengan enam rider di grid. Dari sisi teknis, kami bisa dapat lebih banyak data, dan ini membantu pengembangan motor. Saya berharap situasi yang sekarang bertahan sampai beberapa tahun lagi," pungkas Ciabatti.
Di lain sisi, Ducati masih punya opsi lain, yakni Gresini Racing. Tim Italia ini telah mengumumkan akan berpisah dari struktur tim pabrikan Aprilia Racing pada 2022. Beberapa rumor menyebutkan mereka bisa jadi tim satelit Aprilia atau juga Suzuki, dan tak menutup kemungkinan kembali ke Honda atau bergabung dengan Ducati.
Sumber: Crashnet, Sky Sport
Video: Kebakaran Besar di Sirkuit MotoGP Argentina
Baca Juga:
- Pertamina Mandalika SAG Team Moto2 Tentukan Tanggal Peluncuran Skuad
- Galeri: Merah Menyala, Begini Tampilan Motor Indonesian Gresini Moto3 dan Moto2 2021
- Indonesian Racing Team Gresini Moto3 dan Moto2 2021 Resmi Diluncurkan
- Video: Para Atlet Dunia Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-28 untuk Marc Marquez
- Marc Marquez Injak Usia 28 Tahun, Inilah 15 Rekor Fantastisnya di MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
8 Rider MotoGP yang Belum Lahir saat Valentino Rossi Jalani Debut di GP125
Otomotif 18 Februari 2021, 15:45
-
Fabio Quartararo: Marc Marquez Bagian dari Kesuksesan Saya di MotoGP
Otomotif 18 Februari 2021, 15:05
-
Kompak Ngotot: Valentino Rossi-Marc Marquez Buka-bukaan Soal Tendangan 'Sepang Clash'
Otomotif 18 Februari 2021, 11:35
-
Tiru NBA, MotoGP Terapkan Protokol Kesehatan Baru Selama di Qatar 2021
Otomotif 18 Februari 2021, 10:05
LATEST UPDATE
-
Akhiri Puasa 24 Tahun, Comeback Sensasional Alysa Liu Rebut Emas Olimpiade 2026
Olahraga Lain-Lain 20 Februari 2026, 13:02
-
Hasil FP2 WorldSBK Australia 2026: Nicolo Bulega Kembali Tercepat, Asapi Duet Bimota
Otomotif 20 Februari 2026, 12:59
-
Olimpiade Musim Dingin 2026: Tim AS Rebut Emas di Hoki Es Putri dan Figure Skating
Olahraga Lain-Lain 20 Februari 2026, 12:52
-
Sudah Pulih, Kapan Romeo Lavia Kembali Main untuk Chelsea?
Liga Inggris 20 Februari 2026, 12:35
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Arema FC 21 Februari 2026
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 11:55
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Persebaya 21 Februari 2026
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 11:50
-
Prediksi BRI Super League: Persis Solo vs PSBS Biak 21 Februari 2026
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 11:47
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Februari 2026, 11:35
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Thailand 2026 di Vidio, 27 Februari-1 Maret 2026
Otomotif 20 Februari 2026, 11:32
-
Liverpool Siap Tikung MU untuk Transfer Berlian Wolverhampton Ini
Liga Inggris 20 Februari 2026, 10:44
-
Kaki Terus Membaik, Fermin Aldeguer Targetkan Kembali Balapan di MotoGP Brasil 2026
Otomotif 20 Februari 2026, 10:41
-
MU Patah Hati! Sandro Tonali Tidak Minat Gabung Setan Merah
Liga Inggris 20 Februari 2026, 10:27
-
Bukan Wacana Doang, Manchester United Siapkan Tawaran Perdana untuk Pemain Barcelona Ini
Liga Inggris 20 Februari 2026, 10:16
-
Cari Suksesor Casemiro, Man United Disarankan Beli Salah Satu dari Dua Gelandang Ini
Liga Inggris 20 Februari 2026, 10:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39

























KOMENTAR