
Bola.net - Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, meyakini Ducati Corse takkan keberatan jika Jorge Martin menjuarai MotoGP 2024 dan menempelkan stiker nomor 1 di motor Aprilia RS-GP miliknya tahun depan. Menurutnya, ini akan tetap akan jadi kehormatan dan kebanggaan bagi Ducati.
Seperti yang diketahui, Martin sedang memuncaki klasemen dengan koleksi 485 poin. Rider Prima Pramac Racing ini unggul 24 poin atas Pecco Bagnaia. Alhasil, ia mendapatkan kesempatan untuk mengunci gelar dunia jika memenangi Sprint race MotoGP Barcelona pada 16 November 2024 nanti.
Jika berhasil jadi juara, Martin diperkirakan akan mengganti nomor balapnya dari 89 menjadi 1 pada 2025. Uniknya, musim depan ia akan pindah ke Aprilia Racing. Alhasil, alih-alih tertempel di motor Desmosedici, nomor prestisius dan sakral itu malah bakal menempel di motor RS-GP.
Bagaimanapun, Tetap Ducati yang Juara

Kepada TNT Sports seperti yang dikutip Crash.net, Kamis (8/11/2024), Tardozzi mengaku yakin bahwa peristiwa unik ini takkan jadi masalah bagi Ducati. Pasalnya, jika berhasil jadi juara musim ini, maka Martin akan tetap tercatat di dalam buku sejarah kesuksesan Ducati di MotoGP.
"Sudah jelas jika Jorge merebut gelar dunia, maka ia akan memakai nomor 1. Pasalnya, ini adalah hal yang tidak bisa Anda dapatkan setiap hari. Jadi, ia pasti ingin mengenakannya di motornya. Namun, di buku besar hasil nanti akan tertulis 'Jorge Martin - Ducati'," ungkapnya.
Akan Coba Rebut Nomor 1 Lagi pada 2026
Menurut Tardozzi, jika Martin pada akhirnya memang mengenakan nomor 1 di fairing motor RS-GP, maka Ducati Lenovo Team akan berusaha keras menjuarai musim 2025. Dengan begitu, mereka bisa memakai nomor 1 lagi pada 2026, entah bersama Bagnaia atau Marc Marquez.
"Nomor 1 untuk sang pembalap, tapi mesinnya tetap Ducati. Jadi, bagi kami ini tak masalah. Kami akan berusaha keras mengambil alih nomor 1 pada 2026. Jika Jorge bisa merebut gelar, ia bisa membawa nomor 1, tapi ia akan menang dengan Ducati. Alhasil, bagi kami ini bukan masalah," tutupnya.
Sumber: TNT Sports, Crashnet
Baca Juga:
- Berapa Poin yang Harus Diraih Jorge Martin di MotoGP Barcelona 2024 demi Kunci Gelar Dunia?
- Casey Stoner Peringatkan Para Rider MotoGP: Marc Marquez Bakal Jadi Juara Dunia 2025
- Casey Stoner Jagokan Jorge Martin Juarai MotoGP 2024, Sebut Pecco Bagnaia Lebih Sering Blunder
- Head-to-Head Jorge Martin vs Pecco Bagnaia: Siapa yang Lebih Layak Jadi Juara MotoGP 2024?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ditinggal ke Aprilia, Ducati Tak Menyesal Pernah Kerja Bareng Jorge Martin
Otomotif 9 November 2024, 21:21
-
Ducati Ngaku Takkan Keberatan Jika Jorge Martin Pakai Nomor 1 di Aprilia
Otomotif 9 November 2024, 19:42
-
Casey Stoner Peringatkan Para Rider MotoGP: Marc Marquez Bakal Jadi Juara Dunia 2025
Otomotif 8 November 2024, 16:10
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR