
Bola.net - Meski Maverick Vinales dipastikan bakal membela Aprilia Racing di MotoGP 2022, Ducati Corse menyatakan tak punya rencana untuk menggaetnya pada 2023 nanti. Hal ini dinyatakan sang sporting director, Paolo Ciabatti, kepada Speedweek pada Kamis (26/8/2021), jelang Seri Inggris di Sirkuit Silverstone, 27-29 Agustus.
Vinales memang sempat menjalani negosiasi serius dengan Ducati pada akhir 2019 untuk kerja sama pada musim 2021 dan 2022, bahkan sempat mencapai tahap pembicaraan gaji. Namun, pada awal 2020, Top Gun mendadak menghentikan negosiasi itu dan lebih memilih bertahan di Monster Energy Yamaha.
Nahasnya, hubungan Vinales dan Yamaha malah kandas. Terhitung sejak 20 Agustus lalu, kedua belah pihak memutuskan efektif berpisah, diakibatkan telemetri Vinales di Seri Styria membuktikan bahwa ia melakukan 'aksi tak lazim' selama empat lap terakhir yang berpotensi merusak mesin YZR-M1 dan membahayakan rider lain.
Ducati Sudah Penuh, Tak Ada Tempat Bagi Vinales

Vinales sudah dipastikan membela Aprilia Racing pada 2022, dan kontraknya hanya berdurasi setahun. Langkah ini tampaknya diambil demi menyesuaikan durasi kontrak pembalap MotoGP lainnya, yang kebanyakan akan habis pula pada akhir 2022. Namun, tentu ini juga membuka opsi pula bagi Vinales untuk pindah ke tim lain pada 2023.
Di lain sisi, Ducati sendiri merasa tak lagi tertarik padanya, apalagi sebagian rider mereka saat ini merupakan rider muda. "Kami sempat tertarik pada Maverick, namun kami punya banyak pembalap yang sudah dikontrak untuk masa depan. Empat tempat yang tersedia untuk 2022 sudah terisi, kecuali tempat kedua di VR46 Team," tutur Ciabatti.
Seperti yang diketahui, ada empat kursi Ducati yang tadinya kosong untuk 2022, yakni masing-masing dua tempat di Gresini Racing dan VR46 Team. Gresini sudah menentukan kedua pembalapnya, sementara VR46 Team masih belum menentukan rider kedua, yang nampaknya sedang tersendat akibat masalah sponsor.
Bebaskan Gresini dan VR46 Pilih Pembalap

Ciabatti pun menyatakan, Ducati membebaskan Gresini dan VR46 untuk memilih pembalap mereka sendiri. Namun, pihaknya sangat berharap bahwa VR46 benar-benar bisa menggaet rider Moto2 yang juga kandidat juara dunia, Marco Bezzecchi. Sebagai catatan, rider Italia ini juga sedang diburu oleh Sepang Racing Team (SRT).
"Kedua tim satelit ini mendapatkan kebebasan dari pabrikan dalam memilih pembalapnya. Namun, sudah jelas bahwa Marco Bezzecchi adalah opsi utama kami, meski Yamaha juga tertarik padanya untuk Petronas. Bagaimanapun, Marco adalah pembalap VR46 Riders Academy," ungkap Ciabatti.
Berikut line up pembalap Ducati Corse di MotoGP 2022:
Ducati Lenovo Team
- #43 Jack Miller
- #63 Pecco Bagnaia
Pramac Racing
- #5 Johann Zarco
- #89 Jorge Martin
FlexBox Gresini Racing
- #21 Fabio di Giannantonio
- #23 Enea Bastianini
VR46 Team
- #10 Luca Marini
- Kandidat rider kedua: #72 Marco Bezzecchi
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
- Kewalahan, Suzuki Akhirnya Akui Butuh Sosok Pengganti Davide Brivio
- Gagal Finis pada 2019, Fabio Quartararo Tekad Menang di Silverstone
- Pep Guardiola Tersanjung Marc Marquez Kunjungi Markas Manchester City
- Savadori Kembali, Aprilia Pastikan Vinales Tak Turun di MotoGP Inggris
- Andrea Dovizioso Berpotensi Bela Petronas Yamaha SRT di MotoGP Aragon
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Maverick Vinales Resmi Bakal Jalani Uji Coba Bareng Aprilia di Misano
Otomotif 26 Agustus 2021, 17:55
-
Ducati Tak Lagi Lirik Maverick Vinales: Stok Rider Muda Kami Sudah Banyak
Otomotif 26 Agustus 2021, 14:37
-
Savadori Kembali, Aprilia Pastikan Vinales Tak Turun di MotoGP Inggris
Otomotif 26 Agustus 2021, 08:55
-
Cal Crutchlow: Sikap 'Keras Kepala' Fabio Quartararo Justru Menguntungkan
Otomotif 25 Agustus 2021, 12:44
-
Misteri Maverick Vinales, Yamaha: Kalau Tak Bahagia, Lebih Baik Pergi
Otomotif 23 Agustus 2021, 10:02
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Bali United 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:57
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 8 Januari 2026, 18:55
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Borneo 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:52
-
Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR