
Bola.net - Manajer Ducati Team, Davide Tardozzi, memang tak ada kaitan langsung dalam negosiasi kontrak para rider tim satelit Ducati Corse. Namun, ia menyatakan pabrikan asal Italia tersebut benar-benar tidak sabar untuk bekerja sama dengan tiga rider barunya yang juga sama-sama debutan, yakni Enea Bastianini, Luca Marini, dan Jorge Martin.
Martin merupakan rider yang digaet lebih dulu. Negosiasi sudah dilancarkan sejak awal Juni, tepat setelah Jack Miller dinyatakan bakal pindah ke Ducati Team. Rider Spanyol yang juga merupakan juara dunia Moto3 2018 itu pun akan diletakkan di Pramac Racing sebagai pengganti Miller, bertandem dengan Johann Zarco.
Bastianini pun jadi rider selanjutnya yang digaet Ducati. Kesepakatan sudah diraih pada September di Misano, namun baru diumumkan secara publik setelah Marini resmi mendapat kesepakatan dengan Ducati untuk ditandemkan dengan juara dunia Moto2 2020 tersebut di Esponsorama Racing, bekerja sama dengan Team VR46.
Jorge Martin Alami, Luca Marini Cerdas

Tardozzi pun menyatakan ketiga rider ini merupakan rider muda terbaik di Moto2, bersama Marco Bezzecchi, yang belakangan menolak untuk naik ke MotoGP bersama Aprilia. Pria asal Italia ini pun menyebut, fakta bahwa ketiganya punya karakter dan gaya balap yang berbeda-beda, justru bikin Ducati sangat bersemangat.
"Jorge merupakan rider sangat bertalenta yang berkendara tanpa berpikir. Ia rider yang alami dan tak tahu mengapa ia bisa melaju cepat. Luca sungguh berkebalikan dari Jorge. Ia rider yang sangat, sangat cerdas," ungkap Tardozzi via Motor Sport Magazine, Senin (23/11/2020).
"Saya tak mau merendahkan Luca, tapi mungkin ia rider yang paling tidak alami di antara ketiga rider, tapi ia merupakan rider yang paling cerdas, yang mungkin bisa lebih cepat dari yang lain, karena ia tahu cara membangun kepercayaan diri dan kecepatannya," lanjut eks pembalap WorldSBK ini.
Sanjungan Tertinggi untuk Enea Bastianini

Tardozzi pun memberikan sanjungan tertinggi kepada Bastianini. Ia bahkan menyebut rider 22 tahun ini seorang jenius. "Saya suka Enea. Ia gaspol! Kadang saya bicara padanya, karena ia cepat selama 10 lap, lalu ia tampak melakukan perubahan, mencatat waktu tercepatnya pada Lap 11. Dia bikin saya gila. Inilah Enea!" kisahnya.
Tardozzi menyatakan Bestia kerap melakukan gebrakan-gebrakan hebat di trek. Contohnya dalam balapan kedua di Misano, saat ia menyalip Marini dan pembalap lainnya di Tikungan 4. "Ia masuk tikungan 20 km/jam lebih cepat dibanding lainnya, dan menang! Ia tak tahu cara melakukannya, tapi ia bisa. Saya suka itu!" tuturnya.
Tardozzi yakin, tiga rider ini juga bisa membantu Miller dan Pecco Bagnaia memperkuat performa Ducati. "Tiga rider ini akan ada di tim satelit . Tapi mereka semua punya kontrak Ducati. Bersama Jack dan Pecco di tim pabrikan, kami berharap bisa tampil sangat kuat, jika mereka semua mampu mencari kemajuan berikutnya," pungkasnya.
Sumber: Motor Sport Magazine
Video: Miguel Oliveira Menangi MotoGP Portugal 2020
Baca Juga:
- Brad Binder Kaget Jadi Debutan Terbaik, Alex Marquez Angkat Topi
- Repsol Honda: Pemulihan Marc Marquez Lebih Lamban dari Ekspektasi
- Mulai 2022, Sirkuit MotoGP-Formula 1 Wajib Pakai Panel Lampu demi Keselamatan
- Joan Mir: Hanya Orang Tak Paham MotoGP yang Sebut Saya Beruntung Jadi Juara
- Casey Stoner Buka-Bukaan Soal Sindrom Kelelahan Kronis, Kondisi Terus Menurun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sky Racing VR46 Jelaskan Rumitnya Boyong Luca Marini ke MotoGP
Otomotif 27 November 2020, 15:45
-
Ducati Tak Sabar Kerja Bareng 3 Debutan MotoGP 2021
Otomotif 27 November 2020, 15:03
-
Valentino Rossi-Luca Marini Resmi Kembali Ikut Balapan Gulf 12 Hours
Otomotif 21 November 2020, 17:23
-
Hasil FP2 Moto2 Portimao: Luca Marini Ungguli Sam Lowes
Otomotif 20 November 2020, 23:32
-
Luca Marini: Valentino Rossi Bakal Jadi Rival Seperti yang Lain
Otomotif 19 November 2020, 14:48
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Leverkusen vs Olympiakos: Alejandro Grimaldo
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:22
-
Man of the Match Newcastle vs Qarabag: Sandro Tonali
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:19
-
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:14
-
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:34
-
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:13
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
























KOMENTAR