Musim ini, baik Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone sukses mengacak-acak persaingan papan atas, dan kerap berpeluang meraih podium bahkan kemenangan. Sayang, keduanya juga kerap ditimpa nasib buruk hingga membuat Ducati tak kunjung meraih kemenangan perdana sejak MotoGP Australia 2010 melalui Casey Stoner.
"Kemenangan adalah target yang sangat memungkinkan, tapi memang sulit diraih. Kompetitor kami benar-benar kuat, tapi kami juga tak lemah. Kami harus bekerja keras. Kami tak akan puas sampai kami menang. Bagi orang-orang di Borgo Panigale, target jangka pendek adalah kembali menang, sementara target jangka panjang adalah gelar dunia," ujar Dall'Igna.
Dovizioso pun melontarkan komentar senada. Menurutnya Desmosedici GP sudah mampu membawanya bersaing ketat dengan para pebalap Yamaha dan Honda, namun masih terkendala performa yang tak konsisten.
"Kami mendapat beberapa bad luck, dan beberapa hal kecil yang sejatinya membawa dampak besar. Level kami sudah cukup tinggi untuk berada di papan atas, tapi segalanya harus sempurna. Dalam 3,5 tahun, motor kami sudah jauh lebih baik. Jadi 2,5 tahun mendatang akan sangat penting," pungkas Dovizioso. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Ducati Takkan Puas Sampai Menang Lagi'
Otomotif 14 Juli 2016, 15:00
-
Ducati Sempat Ingin Kembalikan Iannone ke Pramac
Otomotif 13 Juli 2016, 15:00
-
'Kerap Lewatkan Peluang Emas, Ducati Butuh Lorenzo'
Otomotif 13 Juli 2016, 14:00
-
Duo Ducati Tekad Ulang Performa Assen di Sachsenring
Otomotif 13 Juli 2016, 10:15
-
Uji Coba Tuntas, Stoner Penasaran Opini Iannone-Dovizioso
Otomotif 1 Juli 2016, 11:15
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR