
Bola.net - Menyaingi Jorge Martin, kini Enea Bastianini jadi salah kandidat kuat pembalap Ducati Lenovo Team di MotoGP 2023. Bagaimana tidak? Rider Gresini Racing ini meraih dua kemenangan dalam empat seri pertama musim ini, dan tengah memimpin klasemen. Namun, lewat Sky Sport, Selasa (12/4/2022), ia mengaku ingin woles saja.
Bastianini yang merupakan juara dunia Moto2 2020, hanya dapat motor Desmosedici GP19 dari Ducati pada 2021, yang membuatnya sulit tampil kompetitif meski akhirnya sukses meraih dua podium. Situasinya pun berbeda dari Martin di Pramac Racing, yang mengakhiri Moto2 2020 di peringkat kelima namun dapat Desmosedici GP21.
Musim ini, Bestia juga sekadar dapat GP21, sementara Martin lagi-lagi dapat GP22. Namun, ia justru meraih dua kemenangan dengan motor lama, sementara Martin baru sekali podium usai finis kedua di Argentina. Alhasil, duel menuju tim pabrikan Ducati makin sengit di antara keduanya. Tapi Bastianini ogah terlalu pusing soal ini.
Nyaman di Gresini, Tapi...

"Masa depan bukan masalah utama yang harus saya pikirkan. Saya hanya harus memikirkan cara untuk terus balapan seperti di Austin. Ducati sangat percaya pada saya, dan meletakkan saya di situasi yang membantu saya untuk menang, dan motor saya tak jauh beda dari GP22," ujar Bastianini seperti yang dikutip La Gazzetta dello Sport.
Rider asal Italia ini pun mengaku sangat nyaman bekerja sama dengan Gresini, meski tak memungkiri keinginan membela tim utama Ducati musim depan. "Saya bahagia berada di tempat saya sekarang. Pada suatu saat, kami tentu bakal harus membicarakan masa depan. Setelahnya, kita lihat saja nanti," ungkapnya.
"Namun, saat ini saya berada di situasi terbaik. Tim Gresini terasa nyaman, rasanya seperti mengulang kembali pengalaman saya saat pertama kali turun di ajang dunia, karena saya memulai karier saya di sini saat masih turun di Moto3. Saya tak bisa mendapatkan situasi yang lebih baik dari ini," lanjut Bastianini.
Tak Mau Jemawa Soal Kans Juara

Dalam wawancara yang sama, Bastianini juga membicarakan kansnya meraih gelar dunia. Pasalnya, saat ini ia tengah mengumpulkan 61 poin, unggul 5 poin atas Alex Rins. Ia juga satu-satunya rider yang sejauh ini meraih dua kemenangan. Namun, pembalap berusia 24 tahun ini tak mau besar kepala.
"Soal gelar dunia, tentu kami harus selalu memimpikannya. Saat ini kami sedang berada di puncak klasemen, dan kami harus menikmatinya sembari terus bekerja keras demi bertahan di sana. Namun, banyak hal tak terduga bisa terjadi di MotoGP, dan kami tak boleh jemawa soal ini," pungkas Bastianini.
Bastianini dan pembalap MotoGP lainnya akan kembali turun lintasan dalam Seri Portugal di Sirkuit Algarve, Portimao, pada 22-24 April 2022 mendatang.
Sumber: Sky Sport, La Gazzetta dello Sport
Baca Juga:
- Fabio Quartararo Bakal Tentukan Masa Depan di Yamaha Sebelum Musim Panas
- Jorge Martin Bisa Hengkang, Pramac Racing Getol Pertahankan Johann Zarco
- Habis Menang, Aleix Espargaro-Aprilia Justru Alot Negosiasi Kontrak Baru
- Manajer Fabio Quartararo Konfirmasi Diskusi dengan Pabrikan Selain Yamaha
- Siapa Fermin Aldeguer? Baru Ultah Ke-17 Sudah Jadi Rebutan Tim-Tim MotoGP 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jack Miller Puji Enea Bastianini, Sebut Punya Banyak Faktor Sukses di Ducati
Otomotif 14 April 2022, 17:00
-
Enea Bastianini: Kalau Repsol Honda Mendekat, Saya Nggak Akan Nolak
Otomotif 14 April 2022, 15:40
-
Enea Bastianini: Bela Tim Pabrikan Ducati 2023? Saya Pikir Nanti-Nanti Saja
Otomotif 14 April 2022, 13:48
-
Enea Bastianini Mulai Pede Bidik Gelar MotoGP Meski Masih Merasa Bagai Rookie
Otomotif 12 April 2022, 09:20
-
Klasemen Sementara MotoGP 2022 Usai Seri Austin
Otomotif 11 April 2022, 01:58
LATEST UPDATE
-
Arsenal Tersandung dan Dituding Kena Mental, Arteta Membantah!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:30
-
Jalan Pulang Lionel Messi ke Barcelona
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 05:00
-
Hasil Al Nassr vs Al Hazm: Dua Gol Ronaldo Genapkan Kemenangan 4-0
Asia 22 Februari 2026, 04:27
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR