Bola.net - - Pembalap Aprilia Racing Team Gresini, Aleix Espargaro sangat puas atas performa dan hasil balapnya di MotoGP Jerman akhir pekan lalu, di mana ia tak mengalami kendala berarti dan mampu tampil kompetitif melawan rider-rider papan atas. Dalam balapan ini Espargaro pun finis ketujuh.
Start dari posisi delapan, Espargaro sukses naik satu posisi pada dua lap pertama. Ia pun bertarung sengit melawan Cal Crutchlow, Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci dan Alvaro Bautista. Ia sempat mengancam Maverick Vinales dan Valentino Rossi, tapi masalah akselerasi dan pengereman masih menghambat.
"Saya menjalani balapan yang baik. Awalnya, saya kurang sabar. Saya mencoba menyalip Dovi dan Danilo beberapa kali tapi melebar. Akselerasi Aprilia pada awal balap tidak begitu baik, jadi ketika saya mendekat dengan pengereman, saya terlalu jauh, jadi harus mengambil risiko tinggi," ujarnya kepada Crash.net.
"Sayangnya, saya tak bisa mengerem dengan baik dan justru melebar 2-3 kali, kemudian tertinggal satu detik dan harus mengejar lagi. Saya kehilangan banyak waktu, tapi saya rasa kami bertarung di grup yang baik. Kami menjalani pekan balap yang solid dan puas atas segalanya," tuturnya.
Hasil ini pun cukup signifikan dibanding empat kali gagal finis yang ia alami pada tujuh seri pertama musim ini akibat kerusakan mesin. Espargaro pun yakin akan mengalami peningkatan yang lebih pesat lagi usai liburan musim panas usai dan kembali turun lintasan di Brno, Ceko awal Agustus nanti.
"Jujur saja, balapan ini tidak terlalu menyenangkan. Jelas bagus bisa menempel Vale, Mack dan Dovi, tapi saya merasa punya ritme yang lebih baik namun tak bisa menyalip. Rasanya frustrasi, karena setiap kali mencoba, saya melebar. Saya pikir saya bisa menjauh bila menyalip mereka. Tapi terlalu banyak kesalahan. Beginilah balapan," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Espargaro-Aprilia: MotoGP Jerman Pekan yang Solid!
Otomotif 4 Juli 2017, 13:30
-
Folger Tercepat di Sesi Pemanasan MotoGP Jerman
Otomotif 2 Juli 2017, 15:22
-
Aprilia Tekad Turunkan Tim Satelit di MotoGP 2019
Otomotif 15 Juni 2017, 10:00
-
'Andai Saja Espargaro Tak Tabrak Dovizioso...'
Otomotif 14 Juni 2017, 13:45
-
Aleix Espargaro Marah Aprilia Ancam Depak Lowes
Otomotif 14 Juni 2017, 10:45
LATEST UPDATE
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
-
Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 13:06
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Kontra Bodo Glimt: Tanpa Lautaro
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:03
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:47
-
Kejar Defisit, Inter Siap Gempur Habis Bodo/Glimt Sejak Menit Awal
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:46
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Jejak Abadi Harianto Badjoeri: Sang Arsitek 'Dream Team' Persija Jakarta Tutup Usia
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:15
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR