Bola.net - - Marc Marquez dan Pol Espargaro dikenal sebagai musuh bebuyutan sejak anak-anak, dan puncak rivalitas mereka pun terjadi di Moto2 pada 2012. Meski begitu, jika dulu keduanya kerap cekcok, kini keduanya malah memiliki hubungan yang sangat baik, yakni sejak sama-sama turun di MotoGP.
Kedua rider Spanyol ini sempat sengit memperebutkan gelar 2012, yang pada akhirnya jatuh ke tangan Marquez, sementara Espargaro harus puas duduk di peringkat runner up. Insiden paling menghebohkan antara keduanya adalah saat mereka bertabrakan di Tikungan 10 Sirkuit Catalunya.
Espargaro, yang akhirnya sukses merebut gelar serupa pada 2013, mengaku sudah melupakan perselisihannya dengan Marquez di masa lalu. "Kini kami sudah akrab. Dengan Marc, saya tak pernah pernah benar-benar punya masalah," ungkapnya dalam wawancaranya dengan Motosan.
Rivalitas Dipengaruhi Media Massa

Di lain sisi, Espargaro, yang kini membela Red Bull KTM Factory Racing, menyatakan bahwa rivalitasnya dengan Marquez kala itu terjadi sedikit banyak dipengaruhi oleh media massa. Menurutnya, pemberitaan soal persaingannya dengan Marquez kelewat dilebih-lebihkan hingga memengaruhi hubungan keduanya.
"Memang benar bahwa persaingan bisa memengaruhi hubungan di antara para rider. Tapi dalam momen tertentu, rivalitas membuat media massa memiliki nilai jual yang tinggi. Sering kali momen-momen itu menyakiti para rider dan penggemarnya, karena sungguh tak menyenangkan melihat dua pebalap berselisih," ujar Polyccio.
Tak Seperti Rossi vs Biaggi
Meski berbeda tim, Espargaro dan Marquez kini sama-sama disponsori oleh Red Bull, hingga mereka kerap menghabiskan waktu bersama saat menjalani aktivitas sponsor. Ia pun mengaku rivalitasnya dengan Marquez tak seburuk pemusuhan antara Valentino Rossi dan Max Biaggi di masa lalu.
"Sungguh, Marc tak pernah memperlakukan saya dengan buruk, seperti Vale dengan Max di masa lalu. Saya punya hubungan yang sangat baik dengan Marc dan saya sungguh iri pada prestasinya! Ia tampil sangat hebat, dan kariernya sungguh dipermudah oleh Honda," pungkas Espargaro.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Espargaro: Rivalitas dengan Marquez Tak Seburuk Rossi vs Biaggi
Otomotif 1 Februari 2019, 15:00
-
'Kebencian Antara Marquez dan Lorenzo Tak Bisa Dihindari'
Otomotif 1 Februari 2019, 13:00
-
'Tekun' Jalani Pemulihan Bahu, Marquez Dapat Imbalan
Otomotif 1 Februari 2019, 11:35
-
Marquez Sayangkan Keputusan Lorenzo Absen di Sepang
Otomotif 31 Januari 2019, 14:40
-
Marc Marquez: Gelar MotoGP 2018? Sudah Lupa Tuh!
Otomotif 31 Januari 2019, 13:45
LATEST UPDATE
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
-
Everton vs Man Utd: Ini Keistimewaan Senne Lammens yang Dipuji Carrick
Liga Inggris 24 Februari 2026, 10:09
-
Ducati Tak Cemaskan 3 Kecelakaan Marc Marquez di Tes Thailand, Tak Pengaruhi Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 09:49
-
Sesko dan Lammens Membuka Jalan Man Utd ke Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:17
-
Man Utd Lebih Hidup di Tangan Carrick, Sesko Hadir Sebagai Striker Murni
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:08
-
Memuji Keputusan Michael Carrick di Laga Everton vs Man Utd
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR