
Bola.net - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, mengaku tak mau muluk dan kepikiran soal target meraih gelar dunia MotoGP 2020. Kepada Sky Sport, Sabtu (27/6/2020), rider asal Prancis ini mengaku hanya ingin fokus seri demi seri, apalagi musim ini akan berjalan tak biasa akibat pandemi virus corona.
MotoGP 2020 sejauh ini telah memastikan 13 balapan yang bakal digelar di 8 trek dan 5 negara Eropa berbeda. Jadwal balap yang singkat namun padat pun diyakini Quartararo membuat para pebalap bakal jauh lebih hati-hati dan makin berusaha cerdas menentukan strategi.
Ia sendiri mengaku tak mau mengambil keputusan dan bertindak gegabah di trek, yang bisa-bisa mengarahkannya ke berbagai kesalahan, kecelakaan, dan bahkan cedera. "Kami harus berhati-hati dalam sesi latihan dan tak ngotot 100% demi menghindari kecelakaan dan menciptakan risiko cedera," ungkapnya seperti yang dikutip Speedweek.
Dipikir Nanti-Nanti Saja
"Tapi dalam balapan, tentu saya akan mengerahkan 100% dan tetap fokus balapan demi balapan. Jika ada peluang merebut kemenangan sejak balapan pertama, kami akan coba melakukannya. Tapi saya harus tetap tenang dan tak melakukan segalanya kelewat batas," ujar Quartararo.
Musim lalu, rider 21 tahun ini sukses meraih 7 podium dan 6 pole, serta duduk di peringkat 5 pada klasemen akhir musim. Prestasi yang gemilang pada debutnya pun membuat Quartararo dianggap sebagai kandidat pematah dominasi Marc Marquez. Namun, ia tak mau besar kepala.
"Saya bisa bilang kami sudah bekerja keras demi mencapai papan atas ketika punya peluang memperebutkan gelar. Apakah kami benar-benar bisa meraihnya, kami harus memikirkannya nanti-nanti saja, bukan sebelum musim dimulai," ungkap Quartararo.
Awasi Gebrakan Rider Lain
Seperti para rider MotoGP lainnya, Quartararo yakin Marquez bakal tampil kuat tak peduli apa pun situasinya. Namun, ia juga meyakini rider lain akan membuat gebrakan musim, ini termasuk para rider Suzuki dan Ducati.
"Menurut sudut pandang saya, apa pun bisa terjadi tahun ini. Dua Suzuki, Yamaha, Ducati... Ada banyak pebalap cepat yang bisa memperebutkan kemenangan. Saya rasa musim ini bakal sangat menyenangkan dan tentunya sangat unik," pungkasnya.
Quartararo dan para rivalnya akan kembali berjumpa di lintasan pada seri pertama yang digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 17-19 Juli, yang didahului dengan sesi uji coba tambahan pada 15 Juli mendatang.
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
- Andrea Dovizioso: Kalau Mau Pensiun, Pasti Saya Sudah Bilang
- Andrea Dovizioso 99% Bakal Bertahan di Ducati Team pada 2021
- Patah Tulang Bahu, Dovizioso Anggap Motocross Penting untuk MotoGP
- Dokter Optimistis Andrea Dovizioso 100% Pulih di MotoGP Jerez
- 'Beban Valentino Rossi Justru Berkurang Jika Bela Petronas'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fabio Quartararo Tak Mau Kepikiran Target Juarai MotoGP 2020
Otomotif 29 Juni 2020, 13:45
-
'Beban Valentino Rossi Justru Berkurang Jika Bela Petronas'
Otomotif 29 Juni 2020, 09:25
-
Franco Morbidelli Tak Mau Jadi Tandem Terakhir Valentino Rossi
Otomotif 27 Juni 2020, 10:50
-
Bisa Setim, Morbidelli Yakin Rossi Mampu Pilah Pertemanan dan Rivalitas
Otomotif 27 Juni 2020, 10:40
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs PSM Makassar 10 April 2026
Bola Indonesia 9 April 2026, 16:16
-
Gak Terlalu Mahal! Segini Harga Pemain Timnas Jerman Incaran MU Ini
Liga Inggris 9 April 2026, 15:56
-
Jadwal Lengkap Piala AFF U-17 2026
Tim Nasional 9 April 2026, 15:36
-
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Piala AFF U-17 2026
Tim Nasional 9 April 2026, 15:29
-
Hansi Flick Ambil Risiko saat 0-1, dan Hasilnya Barcelona Kalah 0-2
Liga Champions 9 April 2026, 13:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32




















KOMENTAR