
Bola.net - Pebalap nasional asal Solo, Rio Haryanto menempati peringkat ke-14 Feature Face seri kelima lomba balap mobil GP2 Series di Sirkuit Monte Carlo, Monaco.
Juru bicara Rio, Andy Mailangkay menyebutkan bahwa Rio menyelesaikan 42 putaran sejauh 140,280 kilometer dengan catatan waktu 1 jam 1 menit 06,058 detik.
Posisi yang dicapai pebalap berusia 19 tahun ini menunjukkan perkembangan yang bagus karena yang bersangkutan memulai start pada urutan ke-24.
Rekan satu tim Ri di Marussia Carlin, Max Chilton menempati peringkat kelima dengan catatan waktu 59 menit 59,899 detik, sedangkan kemenangan direbut pebalap dari Barwa Addax Team, Johnny Cecotto dengan catatan waktu 59 menit 42,521 menit.
Posisi kedua ditempati Marcus Ericsson dari tim iSport International dengan catatan waktu 59 menit 43,085 detik, sedangkan ketiga ditempati Giedo van der Garde dari Caterham Racing dengan catatan waktu 59 menit 47,561 detik.
Pimpinan klasemen sementara, Davide Valsecchi dari tim DAMS hanya menempati peringkat keempat dengan catatan waktu 59 menit 58,868 detik.
Sebenarnya posisi Rio bisa lebih baik dari sekarang ini jika dia tidak melakukan kesalahan yaitu melintas keluar batas track yang mengakibatkan pebalap asal Solo ini mendapat hukuman drive through penalty.
Rio mengatakan, dengan tempo sepersekian detik dirinya harus memutuskan jalur yang harus dilalui memasuki tikungan pertama. "Saat itu saya memilih mengikuti jalur Nigel Melker yang berada di depan saya karena saya mengira jalur balap utama tampak akan segera terblok," katanya.
Berada pada posisi ke-18 setelah melewati tikungan pertama lap pertama, beberapa saat setelah itu pada lap keenam mendapat instruksi untuk menjalankan drive through penalty sehingga harus masuk ke pit dan kembali ke lintasan pada posisi ke-20.
Mulai lap ke-11, setelah kembali menjalankan pit stop untuk mengganti ban, Rio terus mengejar dan akhirnya masuk garis finis pada urutan ke-14.
Manajer teknis Rio, Piers Hunnisett menilai,balapan tersebut merupakan kesempatan yang bagus bagi Rio tetapi sayangnya ia mendapat hukuman meskipun banyak orang berpendapat Rio tidak mendapat keuntungan apa-apa dengan melintas melewati batas trek. (ant/kny)
Juru bicara Rio, Andy Mailangkay menyebutkan bahwa Rio menyelesaikan 42 putaran sejauh 140,280 kilometer dengan catatan waktu 1 jam 1 menit 06,058 detik.
Posisi yang dicapai pebalap berusia 19 tahun ini menunjukkan perkembangan yang bagus karena yang bersangkutan memulai start pada urutan ke-24.
Rekan satu tim Ri di Marussia Carlin, Max Chilton menempati peringkat kelima dengan catatan waktu 59 menit 59,899 detik, sedangkan kemenangan direbut pebalap dari Barwa Addax Team, Johnny Cecotto dengan catatan waktu 59 menit 42,521 menit.
Posisi kedua ditempati Marcus Ericsson dari tim iSport International dengan catatan waktu 59 menit 43,085 detik, sedangkan ketiga ditempati Giedo van der Garde dari Caterham Racing dengan catatan waktu 59 menit 47,561 detik.
Pimpinan klasemen sementara, Davide Valsecchi dari tim DAMS hanya menempati peringkat keempat dengan catatan waktu 59 menit 58,868 detik.
Sebenarnya posisi Rio bisa lebih baik dari sekarang ini jika dia tidak melakukan kesalahan yaitu melintas keluar batas track yang mengakibatkan pebalap asal Solo ini mendapat hukuman drive through penalty.
Rio mengatakan, dengan tempo sepersekian detik dirinya harus memutuskan jalur yang harus dilalui memasuki tikungan pertama. "Saat itu saya memilih mengikuti jalur Nigel Melker yang berada di depan saya karena saya mengira jalur balap utama tampak akan segera terblok," katanya.
Berada pada posisi ke-18 setelah melewati tikungan pertama lap pertama, beberapa saat setelah itu pada lap keenam mendapat instruksi untuk menjalankan drive through penalty sehingga harus masuk ke pit dan kembali ke lintasan pada posisi ke-20.
Mulai lap ke-11, setelah kembali menjalankan pit stop untuk mengganti ban, Rio terus mengejar dan akhirnya masuk garis finis pada urutan ke-14.
Manajer teknis Rio, Piers Hunnisett menilai,balapan tersebut merupakan kesempatan yang bagus bagi Rio tetapi sayangnya ia mendapat hukuman meskipun banyak orang berpendapat Rio tidak mendapat keuntungan apa-apa dengan melintas melewati batas trek. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Feature Race GP2, Rio Haryanto Tempati Posisi 14
Otomotif 25 Mei 2012, 20:00
-
GP2 Monaco: Rio Haryanto Berada di Grup B
Otomotif 24 Mei 2012, 21:30
-
Pertama di Monaco, Rio Haryanto Targetkan Finis Lomba
Otomotif 22 Mei 2012, 18:00
-
Peringkat Rio Haryanto di GP2 Series Melorot
Otomotif 14 Mei 2012, 19:30
-
Rio Haryanto Perbaiki Peringkat di Race 2 GP2 Spanyol
Otomotif 13 Mei 2012, 20:45
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR