Bola.net - Finis keempat di MotoGP Inggris akhir pekan lalu, jelas bukan akhir dunia bagi Valentino Rossi, apalagi Sirkuit Silverstone memang dikenal tak pernah bersahabat bagi pebalap Yamaha Factory Racing tersebut.
Rossi tak pernah memenangkan MotoGP Inggris lagi sejak gelaran tersebut di pindah dari Sirkuit Donington Park ke Sirkuit Silverstone pada tahun 2010.
Apakah ini disebabkan 'kutukan' yang menimpa Keluarga Rossi? Mungkin saja. Namun Rossi yang dikenal percaya dengan ritual-ritual bersifat takhayul, ternyata tak terlalu ambil pusing.
Setelah karir balapnya berakhir, ayah Rossi, Graziano Rossi menjadi sosok yang kurang begitu populer di Grand Prix. Padahal ia sempat memenangkan beberapa balapan GP250 1979 dan menjadi kandidat juara dunia. Sayangnya, gelar dunia melayang begitu saja dari tangan Graziano gara-gara performanya di Silverstone.
Graziano tengah memimpin balapan saat timnya salah menginformasikan jumlah lap yang tersisa. Dengan keyakinan tersisa satu lap, ia berusaha mempertahankan keunggulan. Sayangnya, ia terjatuh dan gagal menang. Gelar dunia pun direbut oleh pebalap Afrika Selatan, Kork Ballington.
Di sela-sela MotoGP Inggris akhir pekan lalu, sang anak pun mengaku ayahnya tak mau datang menonton balapannya di Silverstone. "Tidak, ia tidak datang," ujar Valentino Rossi sembari tertawa. "Ia tidak mau datang karena Silverstone bukanlah kenangan indah baginya," tutup The Doctor. (sp/kny)
Rossi tak pernah memenangkan MotoGP Inggris lagi sejak gelaran tersebut di pindah dari Sirkuit Donington Park ke Sirkuit Silverstone pada tahun 2010.
Apakah ini disebabkan 'kutukan' yang menimpa Keluarga Rossi? Mungkin saja. Namun Rossi yang dikenal percaya dengan ritual-ritual bersifat takhayul, ternyata tak terlalu ambil pusing.
Setelah karir balapnya berakhir, ayah Rossi, Graziano Rossi menjadi sosok yang kurang begitu populer di Grand Prix. Padahal ia sempat memenangkan beberapa balapan GP250 1979 dan menjadi kandidat juara dunia. Sayangnya, gelar dunia melayang begitu saja dari tangan Graziano gara-gara performanya di Silverstone.
Graziano tengah memimpin balapan saat timnya salah menginformasikan jumlah lap yang tersisa. Dengan keyakinan tersisa satu lap, ia berusaha mempertahankan keunggulan. Sayangnya, ia terjatuh dan gagal menang. Gelar dunia pun direbut oleh pebalap Afrika Selatan, Kork Ballington.
Di sela-sela MotoGP Inggris akhir pekan lalu, sang anak pun mengaku ayahnya tak mau datang menonton balapannya di Silverstone. "Tidak, ia tidak datang," ujar Valentino Rossi sembari tertawa. "Ia tidak mau datang karena Silverstone bukanlah kenangan indah baginya," tutup The Doctor. (sp/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Rossi: Barry Sheene Lebih 'Cool' Ketimbang Saya
Otomotif 5 September 2013, 15:00
-
Gagal Menangi MotoGP Inggris, Rossi Kena Kutukan?
Otomotif 5 September 2013, 09:00
-
Rossi: Silverstone Terlalu Bahaya untuk MotoGP
Otomotif 4 September 2013, 13:00
-
Valentino Rossi Kumpulkan Dana Rp 4,3 Miliar untuk Afrika
Otomotif 4 September 2013, 09:00
-
Bautista: Lagi-Lagi Saya Harus Menyerah pada Rossi!
Otomotif 2 September 2013, 19:00
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 GP Kanada 2026 di Vidio, 22-25 Mei 2026
Otomotif 24 Mei 2026, 11:57
-
Musuh Besar Timnas Inggris di Piala Dunia: Awas Mata-Mata!
Piala Dunia 24 Mei 2026, 07:49
-
Akhirnya Thomas Tuchel Buka Suara Soal Cole Palmer
Piala Dunia 24 Mei 2026, 07:38
-
Cari Pengganti Lewandowski, Barcelona Lirik Harry Kane!
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR