
Bola.net - Pembalap Tech 3 KTM Factory Racing, Remy Gardner, mengaku bahwa masa depannya di MotoGP 2023 belum menemukan kejelasan. Lewat MotoGP.com, Kamis (16/6/2022), rider asal Australia ini tak memungkiri sulit menerawang nasibnya ketika ia tak bisa tampil cukup kompetitif di atas RC16 yang dikenal angin-anginan.
Juara dunia Moto2 2021 seringnya bertarung di papan bawah, dan hal ini tentu tak sesuai ekspektasinya. Dalam sembilan seri pertama, Gardner baru tiga kali meraih poin, dan hasil terbaiknya adalah finis ke-11 di Catalunya. Untuk merebut gelar debutan terbaik pun sulit, apalagi ia sudah tertinggal 22 poin dari Marco Bezzecchi.
"Saya tak turun lintasan serta merta berharap menang. Tapi saya berharap setidaknya bisa bertarung memperebutkan gelar debutan terbaik. Sudah jelas ekspektasi kami agak lebih tinggi dari apa yang kami raih saat ini. Agak mengecewakan, namun kami hanya harus terus bekerja keras dan mencari kemajuan," ujarnya.
Banyak Momen yang Bikin Frustrasi

"Jelas ada momen-momen yang bikin frustrasi. Tapi Anda harus menerima situasi dan tetap berusaha sebaik mungkin. Saat ini, tak ada hal lain yang bisa kami lakukan. Saya tak bisa turun lintasan membeli sebuah motor Ducati dan mengendarai Ducati. Saat ini saya mengendarai KTM," lanjut putra juara GP500 1987, Wayne Gardner, ini.
Rider berusia 24 tahun ini pun menyatakan bahwa KTM tak mengalami kemajuan besar seperti yang dialami pabrikan lain, sehingga menghambat proses belajarnya pula. Mau tak mau, situasi tersebut juga memengaruhi masa depannya, mengingat KTM ingin kembali menggaet Pol Espargaro dan mempertahankan Miguel Oliveira.
"Semua pabrikan mengalami kemajuan besar, dan saya tak yakin KTM melakukannya tahun ini. Saya jelas ingin bertahan di paddock ini, namun saat ini jujur saja saya tidak tahu, semua masih tak pasti. Ini tergantung pada KTM. Tentu ada banyak rumor, namun saya hanya ingin fokus pada pekerjaan saya," ungkap Gardner.
Raul Fernandez Tunggu Sampai Musim Panas

Hal senada soal masa depan diungkapkan tandem Gardner, Raul Fernandez, kepada Crash.net. Runner Moto2 2021 yang tampil spektakuler musim lalu ini juga sedang menanti keputusan KTM. Meski begitu, rider berusia 21 tahun ini tak mau ambil pusing, dan lebih memilih fokus memperbaiki performa setidaknya sampai musim panas.
"Saya tak tahu dan tak mau tahu. Saya hanya fokus sebaik mungkin dan mencoba bersenang-senang sendiri. Itulah target saya saat ini. Ini bukan saatnya mencemaskan 2023. Mungkin pada musim panas kami bisa melakukan sesuatu. Namun, pertama-tama, KTM harus mengatakan sesuatu pada kami. Saya punya opsi dengan mereka," tutupnya.
Saat ini, Oliveira sedang digosipkan akan pindah ke Gresini Racing musim depan. Jika terwujud, maka salah satu slot Tech 3 KTM berpotensi menjadi milik Espargaro. Gardner pun kemungkinan akan dipertahankan sebagai tandemnya, mengingat saat ini Fernandez juga dirumorkan serius menjalani negosiasi dengan WithU RNF dan Aprilia.
Sumber: MotoGP, Crashnet
Baca Juga:
- Miguel Oliveira Tersanjung Diminta KTM Bertahan, Tapi Ngotot Ingin Pisah
- 'Bestie' Sejak Lama, Brad Binder Yakin Bakal Lancar Kerja Bareng Jack Miller di KTM
- Impian Bela Ducati Sudah Terwujud, Jack Miller Emosional Kini Harus Pisah
- Legawa Jika Dijatuhi Penalti, Taka Nakagami: Saya Beruntung Bisa Hidup
- Jadwal Lengkap Formula 1 GP Kanada di Sirkuit Montreal, 17-19 Juni 2022
- Jadwal Lengkap MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring, 17-19 Juni 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil FP2 Moto2 Jerman: Augusto Fernandez-Pedro Acosta Tercepat
Otomotif 17 Juni 2022, 21:03
-
Hasil FP2 MotoGP Jerman: Pecco Bagnaia Patahkan Rekor Marc Marquez
Otomotif 17 Juni 2022, 20:02
-
Hasil FP2 Moto3 Jerman: Tatsuki Suzuki Memimpin
Otomotif 17 Juni 2022, 19:14
-
Hasil FP1 Moto2 Jerman: Augusto Fernandez Ungguli Lopez-Canet
Otomotif 17 Juni 2022, 16:41
-
Hasil FP1 MotoGP Jerman: Jack Miller Terdepan, Ungguli Bagnaia-Quartararo
Otomotif 17 Juni 2022, 15:47
LATEST UPDATE
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
-
Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Barcelona vs Levante: Cancelo Gemilang, De Jong Memukau
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:31
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
-
Hasil AS Roma vs Cremonese: Gawang Emil Audero Diberondong Tiga Gol
Liga Italia 23 Februari 2026, 04:59
-
Tottenham vs Arsenal 1-4: Panggung Pembuktian Pemain dan Karakter Juara Meriam London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 04:50
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09






















KOMENTAR