
Bola.net - General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, menyatakan bahwa pihaknya memang sudah lama ingin bekerja sama dengan Marc Marquez, tetapi kans itu selalu gagal diraih. Namun, di MotoGP 2024 nanti, keinginan mereka itu akan terwujud, meski lewat Gresini Racing yang berstatus tim satelit.
Ducati Corse sempat melakukan negosiasi dengan Marquez pada 2016 dan 2019, tetapi sang delapan kali juara dunia selalu memilih setia kepada Repsol Honda. Meski begitu, usai 11 tahun membela pabrikan Sayap Tunggal, kini Marquez siap untuk menghadapi tantangan baru di pabrikan lain.
Meski bernaung di bawah payung Ducati, Marquez hanya terikat kontrak dengan Gresini Racing, dan kontrak itu hanya berdurasi setahun. Selain itu, ia hanya akan mengendarai motor lama alias Desmosedici GP23. Dall'Igna senang ia datang, tapi juga menyebut gagasan kali ini tidak datang dari Ducati.
Puji Pergerakan Gresini Racing Gaet Marc Marquez

"Itu bukan keputusan Ducati, tetapi salah satu tim kami bekerja dengan baik dan mendapatkan rider yang sangat tangguh. Saya senang bisa punya pembalap yang sekuat itu," ujar Dall'Igna kepada Sky Italia pada Kamis (12/10/2023).
Sebagai catatan, jalan Dall'Igna dan Marquez sempat bertemu secara tak langsung. Dall'Igna merupakan mantan Kepala Departemen Balap Piaggio Group, dan menyaksikan sendiri momen Marquez mempersembahkan gelar dunia GP125 2010 kepada Derbi.
Melihat talenta Marquez, terutama saat rider Spanyol itu berlaga di MotoGP, tentu saja ia sempat menjadi salah satu incaran Ducati beberapa tahun lalu. Walau menggaet Marquez lewat Gresini bukanlah gagasannya, Dall'Igna senang Marquez akhirnya bergabung dengan pihaknya.
'Hanya Orang Bodoh yang Ogah Gaet Marc Marquez'

"Marc adalah salah satu juara terpenting dalam sejarah dunia balap motor. Hanya orang bodoh yang tak menginginkan Marc. Ia selalu menjadi salah satu incaran kami dalam beberapa tahun terakhir, tetapi kami tak bisa mendapatkan kans bekerja dengannya," ujar Dall'Igna.
"Kini, hal itu terjadi hampir secara kebetulan, dan kami mengambil kans itu dengan sukarela. Namun, kami akan mencoba tak menghancurkan keseimbangan yang sudah tercipta dalam beberapa tahun terakhir, membuat atmosfer kami tetap damai bagi semua orang," pungkasnya.
Membela Gresini Racing, Marquez akan bertandem dengan sang adik, Alex Marquez. Ia akan mengendarai motor yang sama dengan motor Marco Bezzecchi dan Luca Marini, yang membela skuad Valentino Rossi, Mooney VR46 Racing Team.
Sumber: Sky Italia
Baca juga:
- Ducati Tegaskan Marc Marquez Takkan Dapat Perlakuan Spesial di MotoGP 2024
- Gigi Dall'Igna: Kalau Saya ke Honda, Mungkin Marc Marquez Takkan Pindah Tim
- Marc Marquez Curhat ke Dani Pedrosa, Minta Nasihat Sebelum Pilih Tinggalkan Repsol Honda
- Joan Mir Ultimatum Honda: Saya Nggak Sanggup Balapan Seperti Ini Setahun Lagi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Target Utama Gresini Racing di MotoGP 2024: Bikin Marc Marquez Senyum Lagi
Otomotif 18 Oktober 2023, 15:36
-
Gigi Dall'Igna Ngaku Sudah Lama Incar Marc Marquez, Akhirnya Terwujud di MotoGP 2024
Otomotif 18 Oktober 2023, 10:30
LATEST UPDATE
-
Pemain Terbaik dan Terburuk dari Laga Parma vs Inter di Ennio Tardini
Liga Italia 8 Januari 2026, 10:11
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 8 Januari 2026
Voli 8 Januari 2026, 09:31
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 8 Januari 2026, 09:31
-
Man City vs Brighton: Rating Pemain The Citizens usai Tertahan di Etihad Stadium
Liga Inggris 8 Januari 2026, 09:21
-
Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026, 6-11 Januari 2026
Bulu Tangkis 8 Januari 2026, 08:55
-
Rapor Pemain Chelsea Lawan Fulham: Cucurella Mengecewakan, Palmer Kembali Senyap
Liga Inggris 8 Januari 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR