Kepada GPOne, Suppo mengaku takjub pada performa Marquez sepanjang musim ini, di mana ia mampu tampil konsisten meski RC213V bukanlah motor terbaik di grid MotoGP. Pria asal Italia ini juga yakin Marquez sudah belajar banyak dari kesalahan-kesalahan selama empat tahun turun di kelas tertinggi.
"Rasanya menakjubkan melihatnya tumbuh. Jika seseorang cukup beruntung bekerja dengan Marc dan Honda, ia akan tahu bahwa tak ada yang mustahil. Saat menghadapi masa sulit, ia tak pernah menyerah. Saya rasa ia telah menyadari kesalahannya dan belajar banyak dari sana," ujar Suppo.
Demi mengunci gelar di Motegi, Marquez harus meraih kemenangan sementara Valentino Rossi finis di luar 13 besar dan Jorge Lorenzo gagal podium. Jalan Marquez menuju gelar dunia pun kian mulus ketika duet Movistar Yamaha MotoGP ini justru sama-sama terjatuh dan gagal finis.
"Saya sempat tak yakin Marc bisa mengunci gelar di sini, dan kenyataannya ia berhasil. Ini pertama kalinya kita melihat Vale dan Jorge sama-sama terjatuh dan gagal finis bersama Yamaha. Kami sendiri bekerja dengan baik demi bersiap menghadapi situasi apapun, dan kami sangat puas," tutup Suppo. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Honda: Bersama Marquez, Tak Ada yang Mustahil!
Otomotif 17 Oktober 2016, 16:15
-
Belajar dari Rossi, Marquez Senang Juara di Hadapan Bos
Otomotif 17 Oktober 2016, 14:15
-
Lorenzo Beri Marquez Selamat, Fokus Bidik Runner Up
Otomotif 17 Oktober 2016, 13:15
-
Rossi Akui Marquez Layak Juara, Punya Penyesalan
Otomotif 17 Oktober 2016, 12:15
-
MotoGP 2016 Justru Musim Terberat Marc Marquez
Otomotif 17 Oktober 2016, 11:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Dewa United 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:09
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Madura United 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:03
-
Bodo/Glimt Singkirkan Inter Milan, Salah Satu Kejutan Terbesar Liga Champions
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:43
-
Bodo/Glimt Cetak Rekor, Inter Milan Alami Eliminasi Bersejarah
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:28
-
Strategi Transfer Real Madrid: Antara Kesuksesan Besar dan Risiko Kegagalan
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:24
-
Juventus Hadapi Misi Sulit Lawan Galatasaray, Spalletti Minta Doa Restu Juventini!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:58
-
Main di Kandang, Juventus Pede Bisa Comeback Lawan Galatasaray
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:29
-
Real Madrid vs Benfica, Sebuah Partai 'Final' untuk Los Blancos
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:13
-
Menang 1-0 di Kandang Benfica, Real Madrid Belum Aman ke 16 Besar Liga Champions!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:02
-
Kylian Mbappe Bakal Absen Lawan Benfica, Ada Apa Gerangan?
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:48
-
Inter Milan Kalah dari Bodo/Glimt, Penyelesaian Akhir Jadi Sorotan
Liga Italia 25 Februari 2026, 09:40
-
Perjalanan Fenomenal Bodo/Glimt, si Pembunuh Raksasa dari Lingkar Arktik
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:27
-
Malam Kelam Bagi Inter Milan, Malam Luar Biasa Bagi Sepak Bola Norwegia
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35

























KOMENTAR