Bola.net - - Team Principal Repsol Honda sekaligus Direktur Marketing dan Komunikasi Honda Racing Corporation (HRC), Livio Suppo meyakini bahwa terlalu dini untuk memprediksi bahwa MotoGP musim ini akan didominasi oleh rivalitas Marc Marquez vs Maverick Vinales. Hal ini disampaikan Suppo dalam wawancara dengan GPOne di sela uji coba pramusim Australia.
Marquez yang berstatus sebagai juara dunia bertahan, memang ramai dibicarakan bakal mendapat perlawanan sengit dari Vinales yang baru membela Movistar Yamaha MotoGP, apalagi rider berusia 22 tahun itu sukses menjadi yang tercepat dalam uji coba pramusim Malaysia dan Australia.
Maverick Vinales (c) AFP
"Saya sudah bekerja di MotoGP selama 21 tahun dan memang sudah biasa pembalap yang cepat di uji coba dijagokan sebagai juara dunia. Contohnya Colin Edwards saat masih membela Gresini Racing. Saat itu ia tampak akan memenangkan semua balapan, tapi akhirnya tidak begitu," ujar Suppo.
Suppo pun mengamati rider-rider lain, seperti Dani Pedrosa, Andrea Iannone (Suzuki), Jorge Lorenzo (Ducati) dan Valentino Rossi (Yamaha). "Kasus ini tentu berbeda untuk Mack dan Marc, karena keduanya jelas akan memenangkan balapan. Tapi terlalu dini melupakan yang lain. Toh Dani juga kompetitif, begitu juga Andrea. Musim ini bakal menarik," tuturnya.
Pria asal Italia ini yakin kandidat juara dunia baru akan terlihat di pertengahan musim. "Marc sangat kuat, tapi rider lain juga kuat. Saya tak mau meremehkan siapapun. Dalam level persaingan yang sangat tinggi begini, sungguh prematur memprediksi siapa yang jadi favorit. Kita harus tunggu sampai tengah musim," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Honda: Jangan Terlalu Dini Bikin Prediksi MotoGP 2017!
Otomotif 22 Februari 2017, 15:00
-
'Rossi vs Marquez Berlebihan, Tapi Juga Menguntungkan'
Otomotif 21 Februari 2017, 17:15
-
'Tanpa Marc Marquez, Situasi Honda Bakal Beda'
Otomotif 20 Februari 2017, 15:35
-
Marc Marquez Akui Sengaja Buntuti Maverick Vinales
Otomotif 18 Februari 2017, 10:30
-
Vinales Jengkel Dibuntuti Marquez di Uji Coba Australia
Otomotif 18 Februari 2017, 09:45
LATEST UPDATE
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR