Bola.net - Manajer Tim LCR Honda, Lucio Cecchinello, mengaku bahwa para petinggi Honda Racing Corporation (HRC) kaget ketika ia meminta izin untuk menurunkan Johann Zarco sebagai pengganti sementara Takaaki Nakagami di Australia, Malaysia, dan Valencia. Hal ini ia sampaikan kepada Autosport.
Usai menjalani MotoGP Jepang di Twin Ring Motegi akhir pekan ini, Nakagami akan menjalani operasi bahu yang pemulihannya membutuhkan tiga bulan. Atas alasan ini, Cecchinello ingin test rider HRC, Stefan Bradl, untuk menggantikannya. Sayangnya, HRC tak memberi izin karena rider Jerman itu punya tugas lain.
"Jelas Stefan opsi utama kami. Saat kami berdiskusi dengan HRC soal peluang Stefan sebagai rider pengganti, mereka bilang jadwalnya sangat padat untuk mengembangkan motor baru. Ia jelas takkan bisa balapan di Sepang, padahal seri itu penting untuk Idemitsu dan sponsor lainnya," ujar Cecchinello.
Incar Rider Profesional
Menyadari Bradl tak bisa diturunkan di tiga seri terakhir, Cecchinello harus putar otak mencari rider berpengalaman lainnya. Ia pun akhirnya teringat bahwa Zarco, meski masih terikat kontrak dengan KTM sampai 31 Desember, sudah dibebaskan dari tugas balapan dan boleh membela tim selain KTM.
"Sebagai manajer tim, saya butuh rider profesional yang bisa berkendara dan bekerja dengan baik tanpa harus ambil risiko tinggi, karena menggaet anak muda untuk mengendarai motor ini bakal berbahaya. Jadi, jika bicara soal rider profesional, saya pun punya ide soal Johann," ungkapnya.
Akhirnya Diberi Izin oleh Honda
Eks pebalap GP125 asal Italia ini akhirnya mengajukan proposal soal Zarco kepada Direktur HRC, Tetsuhiro Kuwata, dan Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig. Cecchinello mengaku keduanya cukup terkejut atas pilihannya, namun akhirnya memberi izin.
"Sebelum menghubungi Johann, saya bicara dengan Honda. Mereka pun agak terkejut. Tapi setelah beberapa jam, mereka bilang, 'Oke, coba tanya dia'," kisah Cecchinello.
Perlu diingat, Zarco tadinya juga merupakan opsi utama Repsol Honda sebagai pengganti Dani Pedrosa yang pensiun pada akhir musim lalu. Kesepakatan batal dicapai, dan akhirnya Repsol Honda menggaet Jorge Lorenzo.
Sumber: Autosport
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Honda Bukan Penyebab Batalnya Johann Zarco Jadi Test Rider Yamaha'
Otomotif 18 Oktober 2019, 17:26
-
LCR Honda Prediksi Zarco Lebih Kompetitif dari Lorenzo
Otomotif 18 Oktober 2019, 15:25
-
Jorge Lorenzo Masih Punya Harapan Besar Kompetitif di Honda
Otomotif 18 Oktober 2019, 14:40
-
Jorge Lorenzo: Talenta Saya Tak Berkurang Meski Buruk di Honda
Otomotif 18 Oktober 2019, 13:15
-
Marc Marquez: Honda Sulit Dikendarai? Saya Tak Peduli
Otomotif 18 Oktober 2019, 11:35
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Tunda Pembahasan Kontrak, Fokus Bawa Arsenal Raih Gelar
Liga Inggris 11 April 2026, 00:08
-
Didier Deschamps Masuk Radar Real Madrid, Kandidat Pelatih Musim Depan
Liga Spanyol 10 April 2026, 23:38
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Bhayangkara FC 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:07
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persebaya 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Girona: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:38
-
Performa Jules Kounde Menurun, Barcelona Mulai Khawatir
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:09
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persik 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:54
-
Arsenal Dapat Kabar Baik, Eze Siap Tampil Siap Tampil Lawan Bournemouth
Liga Inggris 10 April 2026, 21:53
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs PSBS 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:43
-
Hansi Flick Akui Barcelona Prioritaskan Liga Champions Ketimbang La Liga
Liga Spanyol 10 April 2026, 21:35
-
Resmi: Ini Pelatih Sementara Timnas Italia Pengganti Gennaro Gattuso
Piala Dunia 10 April 2026, 21:20
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45


























KOMENTAR