
Bola.net - Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, menyatakan bahwa pihaknya tak pernah diajak bicara oleh Jorge Lorenzo mengenai keinginannya hengkang akhir musim nanti. Hal ini disampaikan Puig dalam wawancaranya dengan MotoGP.com di Red Bull Ring, Austria, Minggu (11/8/2019).
Lorenzo tengah menjalani masa pemulihan cedera tulang belakang akibat kecelakaan hebat di Assen, Belanda, pada Juni lalu. Usai absen selama empat seri, sang lima kali juara dunia ini dijadwalkan kembali turun lintasan di MotoGP Inggris, yang digelar di Sirkuit Silverstone, 23-25 Agustus.
"Kami berharap Jorge bisa siap untuk kembali ke Silverstone. Ia sudah menjalani masa pemulihan yang cukup panjang. Jadi kami berharap bisa merasa bugar untuk kembali mengendarai motor kami di Silverstone," ungkap Puig usai balap.
Tak Ada Diskusi dengan Honda

Selama absen, banyak rumor beredar soal Lorenzo. Rider Spanyol ini dikabarkan ingin memutuskan kontraknya dengan Honda akhir musim ini, demi kembali ke Ducati lewat Pramac Racing. Ia juga diisukan tengah mengincar tempat di Petronas Yamaha SRT pada 2021 mendatang.
Meski Ducati telah mengonfirmasi bahwa pihaknya sempat menganggap serius keinginan Lorenzo untuk kembali, Puig justru menyatakan bahwa pihaknya sama sekali tak pernah diajak bicara oleh Por Fuera mengenai keinginannya untung hengkang dari Repsol Honda.
"Ada banyak rumor beredar, tapi ia tak pernah membicarakannya dengan kami, kami juga tak pernah mendengar apa pun darinya. Kami juga tak pernah memikirkan kemungkinan apa pun karena kami punya kontrak dua tahun dengannya, jadi tak ada yang bisa saya katakan," ujarnya.
Paling Penting Kembali ke Silverstone
Puig pun menyatakan hal terpenting yang ada di pikiran Honda adalah kembalinya Lorenzo ke lintasan. "Kami hanya tahu ia akan kembali di Silverstone dengan bugar dengan motivasi tinggi untuk kembali mengendarai motor kami. Itulah yang bisa kami katakan," pungkasnya.
Selama tujuh balapan yang dijalani bersama Honda, Lorenzo belum pernah menembus posisi 10 besar. Hasil terbaiknya adalah finis ke-11 di Le Mans, Prancis. Saat ini ia berada di peringkat 19 pada klasemen pebalap MotoGP dengan koleksi 19 poin.
Sumber: MotoGP.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Honda: Lorenzo Tak Pernah Bicara Soal Keinginan Hengkang
Otomotif 12 Agustus 2019, 15:45
-
Tersanjung Dilirik Lorenzo, Pramac Selalu Fokus pada Miller
Otomotif 12 Agustus 2019, 13:45
-
Ducati Akui Sempat Dekati Lorenzo, Coba Pertahankan Miller
Otomotif 12 Agustus 2019, 12:33
-
Rossi: Dovizioso vs Marquez? Saya Lebih Suka Catalunya Bareng Lorenzo!
Otomotif 12 Agustus 2019, 09:20
-
Terikat Sponsor Berbeda, Crutchlow Tepis Peluang ke Repsol Honda
Otomotif 9 Agustus 2019, 16:45
LATEST UPDATE
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
-
Lionel Messi Akui Menyesal Tak Belajar Bahasa Inggris Sejak Muda
Bola Dunia Lainnya 25 Februari 2026, 21:52
-
Napoli dan Inter Sudah, Juventus dan Atalanta Menyusul Out dari Liga Champions?
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:50
-
Pembelaan Gianluca Prestianni: Vinicius Junior Lebih Dulu Meledek Saya 'Kerdil'
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:32
-
4 Bintang BRI Super League yang Pantas Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
Tim Nasional 25 Februari 2026, 21:07
-
Juventus vs Galatasaray: Hanya Kenan Yildiz yang Bisa Diandalkan
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming PSG vs Monaco - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Real Madrid vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58

























KOMENTAR