Bola.net - Melihat Jack Miller resmi diumumkan bakal membela tim pabrikan Ducati di MotoGP 2021, Livio Suppo semakin yakin bahwa Honda Racing Corporation (HRC) telah melakukan kesalahan besar dengan melepas rider Australia tersebut pada akhir 2017. Hal ini ia katakan via GPOne, Kamis (28/5/2020).
Suppo, yang juga eks Team Principal Repsol Honda, merupakan orang yang punya peran paling besar dalam membawa Miller naik langsung dari Moto3 ke MotoGP pada 2015. Ia juga yang meyakinkan HRC untuk memberi Miller kontrak berdurasi tiga tahun dan diturunkan di tim satelit.
Meski sukses menang di Assen, Belanda, pada 2016, Miller tak pernah dapat dukungan teknis mumpuni. Padahal, tadinya ia diharapkan ke Repsol Honda pada 2017. Akibat kurangnya kepercayaan Honda, Miller akhirnya memutuskan hengkang ke Pramac Racing pada 2018.
Dipisahkan dari Aurin Bikin Miller Hengkang

"Saya sangat kecewa, karena saya telah melakukan segalanya demi meyakinkan HRC untuk mempertahankan Jack. Marc VDS juga menginginkannya. Padahal Jack juga sudah rela tak lagi dapat kontrak langsung dari HRC, dan ia hanya ingin mempertahankan crew chief-nya, Ramon Aurin," kisah Suppo.
"Tapi Takeo Yokohama (Direktur Teknis HRC) justru yakin Ramon penting untuk Takaaki Nakagami (LCR Honda). Saya akhirnya berhasil meyakinkan Tetsuhiro Kuwata (Direktur HRC) untuk tetap menggandengkan Jack dengan Ramon, tapi Jack sudah memutuskan hengkang," lanjutnya.
Langkah HRC inilah yang mendorong Miller untuk akhirnya hengkang ke Pramac, yang berstatus sebagai tim junior Ducati. "Jack merasa Honda tak lagi percaya padanya, padahal ini penting bagi pebalap. Di lain sisi, Ducati justru memberikan kepercayaan itu padanya," ujar Suppo.
Honda Sia-siakan Potensi Jack Miller
Suppo, yang juga memilih pensiun dari MotoGP bertepatan dengan kepindahan Miller ke Pramac, yakin bahwa ia telah mendatangkan rider berpotensi yang menjanjikan, namun kesempatan untuk mengembangkannya justru disia-siakan Honda. Hal inilah yang membuatnya sangat kecewa.
"Kami sudah berinvestasi besar padanya, sudah jelas ia punya potensi tapi tak selalu dapat kondisi teknis terbaik. Jadi itulah saatnya kami melanjutkan kepercayaan padanya. Kala itu saya sungguh marah. Rasanya seperti jual saham tapi justru kehilangan banyak uang," tutupnya.
Miller, yang sepanjang 2019 sukses merebut lima podium, mendapatkan kontrak satu tahun untuk membela Ducati Team pada 2021, dengan opsi lanjutan untuk musim 2022.
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
- Jack Miller: Dulu Suka Mabuk-mabukan, Kini Jadi Rider Top MotoGP
- 'Tak Perlu ke Moto2, Jack Miller Terbukti Bisa Garang'
- MotoGP Inggris dan Australia 2020 Resmi Dibatalkan Akibat Covid-19
- Musim Lebih Singkat, MotoGP Rilis Aturan Baru Soal Alokasi Mesin
- Kilas Balik: Kontroversi Jack Miller dari Moto3 Langsung ke MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Honda Rugi Besar Lepas Jack Miller ke Ducati'
Otomotif 30 Mei 2020, 08:17
-
Kilas Balik: Kontroversi Jack Miller dari Moto3 Langsung ke MotoGP
Otomotif 29 Mei 2020, 13:15
-
Alex Marquez: Saya Jadi Juara Dunia Berkat Pelajari Masa Kelam
Otomotif 28 Mei 2020, 14:35
-
Alex Marquez Ingin Buktikan Potensi Sebelum Dapat Kontrak Baru
Otomotif 26 Mei 2020, 12:00
-
Alex Marquez: Saya Punya Tandem Terbaik untuk Dipelajari
Otomotif 26 Mei 2020, 11:35
LATEST UPDATE
-
PSG vs Liverpool: Move On, The Reds!
Liga Champions 8 April 2026, 14:31
-
Prediksi Porto vs Nottingham Forest 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 14:05
-
Prediksi Bologna vs Aston Villa 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 13:35
-
Prediksi Freiburg vs Celta 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 13:24
-
Persita Tangerang vs Arema FC: Singo Edan Siap Curi Poin di Tangerang
Bola Indonesia 8 April 2026, 12:18
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32


























KOMENTAR