Bola.net - - Pebalap Aprilia Racing Team Gresini, Andrea Iannone meyakini bahwa kemenangan dan podium merupakan target yang tak realistis bagi timnya saat ini, mengingat mereka masih harus terus memperbaiki dan mengembangkan performa motor RS-GP. Hal ini ia sampaikan kepada Motorsport.com usai finis di posisi 14 dalam MotoGP Qatar.
Start dari posisi 19, The Maniac sempat merangsek ke posisi yang lebih tinggi, namun kontak dengan rider Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli di tikungan pertama membuat wing fairing-nya mengalami kerusakan. Insiden ini membuat performa RS-GP menurun, dan ia harus berhati-hati dalam menjalani balapan.
"Selepas start, saya mampu memperbaiki banyak posisi, tapi pada tikungan pertama saya bersenggolan dengan Franco, hingga winglet kiri saya patah dan saya harus menjalani balapan tanpa perangkat itu. Ini berdampak negatif pada keseimbangan motor, hingga performanya tak optimal," ungkap Iannone.
Puji Kerja Sama Tim
Meski begitu, Iannone menyebut bahwa ia memiliki ritme berkendara yang cukup baik dan nyaman mengendarai RS-GP dalam balapan ini, usai mengalami masalah rem pada masa uji coba pramusim. Ia juga puas atas kerja sama tim yang solid selama pekan balap di Sirkuit Losail.
"Ini aneh, tapi saya senang kami sangat dekat dengan para rider terbaik. Ini balapan pertama saya dengan Aprilia, dan saya tak sempat menjalani banyak kilometer bersama mereka sepanjang pramusim. Saya tak mengharapkan hasil menjanjikan, tapi ini sangat baik. Kerja sama tim kami sangat baik," ungkapnya.
Fokus MotoGP Argentina
Di lain sisi, rider 29 tahun ini juga menyadari bahwa Aprilia masih harus terus bekerja keras, karena kesuksesan jelas masih jauh dari genggaman. Ia pun berharap bisa meraih hasil lebih baik di MotoGP Argentina, di mana sang tandem, Aleix Espargaro biasa memiliki performa yang kuat.
"Saya ingat Aleix selalu cepat di Argentina dan semoga saya bisa mendekati para rider terbaik tahun ini. Prioritas kami saat ini adalah meningkatkan performa motor. Memikirkan kemenangan dan podium tidaklah realistis untuk saat ini. Jelas kami harus memperbaiki diri dan semoga kami bisa melakukannya di setiap balapan," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Iannone: Kemenangan dan Podium Target Tak Realistis
Otomotif 20 Maret 2019, 11:00
-
Espargaro Puji Kesigapan Smith Saat Gantikan Iannone
Otomotif 14 Februari 2019, 11:30
-
Operasi Wajah Bikin Iannone Absen di Sisa Uji Coba Sepang?
Otomotif 8 Februari 2019, 15:35
-
Espargaro: Saya dan Iannone Bakal Bentuk Tim Hebat
Otomotif 30 Januari 2019, 10:30
-
Aprilia: Espargaro Petarung Sejati, Iannone Bertalenta Hebat
Otomotif 18 Januari 2019, 14:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Athletic Bilbao: Thiago Pitarch
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:31
-
Man of the Match Bologna vs Inter Milan: Federico Bernardeschi
Liga Italia 24 Mei 2026, 01:44
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Bruno Fernandes jadi Pemain Terbaik Premier League 2025/2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 22:43
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR