
Bola.net - Podium yang diraih Jack Miller berkat finis ketiga dalam balapan MotoGP di Sirkuit Phillip Island memang membuat publik Australia senang bukan kepalang. Meski begitu, Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, menyatakan bahwa hasil tersebut tetap tak membuat pihaknya puas. Hal ini ia nyatakan kepada GPOne.
Ciabatti menyebut Ducati harus paham benar bahwa podium Miller juga diraih berkat keberuntungan, karena Maverick Vinales terjatuh pada lap terakhir usai berusaha menyalip Marc Marquez. Meski Miller finis ketiga, Ciabatti tetap menggarisbawahi marginnya dengan Marquez, yang mencapai 14,499 detik.
"Kami dapat podium dengan keberuntungan. Kami finis keempat jika Vinales tak jatuh di lap terakhir. Kami tertinggal 14 detik dari Marc, dan kami tak bisa puas. Cuacanya memang tak membantu kami menjajal ban dengan baik seperti pekan balap yang normal, tapi kondisi ini berlaku untuk semua orang," tuturnya.
Kecewa Performa Dovizioso-Petrucci
Ciabatti juga mengaku kecewa Danilo Petrucci gagal finis akibat kecelakaan hebat pada lap pertama. Padahal rider Italia itu tampil cukup kompetitif selama akhir pekan. "Sayang kami tak bisa lihat performa Danilo, karena ia kompetitif. Saya rasa ia bisa menjalani dengan baik, tapi ia mengalami highside di Tikungan 2," ujarnya.
Kemurungan Ducati juga bertambah usai Andrea Dovizioso hanya bisa finis ketujuh. Sama seperti Miller, rider 33 tahun itu hanya bisa memperebutkan posisi keempat. Ia sempat menyalip Miller pada lap terakhir, namun melakukan kesalahan hingga melebar.
"Dovi pakai ban keras demi menjalani balapan dengan cerdas dan punya ban yang cukup pada akhir balapan. Ia menyalip Jack tapi lalu melebar dan kehilangan empat posisi. Ia harusnya bisa naik podium, tapi ia juga kembali berkomentar bahwa Ducati tak bisa bertarung dengan para rider tercepat," ungkap Ciabatti.
Akan Lakukan Analisa Performa
Ciabatti juga mengomentari performa Miller lebih jauh, serta tandemnya, Francesco Bagnaia, yang finis keempat. "Soal para rider Pramac Racing, Jack punya motor yang identik dengan milik Dovi dan Danilo, ia juga selalu tampil baik di sini, karena ia termotivasi tampil di rumah sendiri," ujarnya.
"Di luar hasil positif Jack yang finis ketiga dan penampilan baik Pecco di atas motor 2018, Kami akan melakukan analisa soal penyebab performa kami. Mereka bilang kami tak bisa ikut memperebutkan kemenangan," pungkas Ciabatti.
Menjelang MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang akhir pekan ini, Dovizioso masih duduk di peringkat kedua pada klasemen pebalap dengan 240 poin, sementara Petrucci di peringkat ketiga dengan 169 poin. Miller duduk di peringkat kedelapan dengan 141 poin, dan Bagnaia di peringkat ke-15 dengan 50 poin.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jack Miller Podium di MotoGP Australia, Ducati Tetap Tak Puas
Otomotif 30 Oktober 2019, 15:15
-
Bos Ducati: Andrea Dovizioso Lebih Baik dari Maverick Vinales
Otomotif 30 Oktober 2019, 08:55
-
Andrea Dovizioso Jelang MotoGP Australia: Dilarang Santai!
Otomotif 24 Oktober 2019, 10:07
-
Ketika Bos Ducati Sudah Muak Bicarakan Jorge Lorenzo
Otomotif 23 Oktober 2019, 14:22
-
Dovizioso: Kemenangan Lebih Menyenangkan dari 100 Podium
Otomotif 21 Oktober 2019, 10:55
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR