
Bola.net - Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, mengaku heran sekaligus takjub melihat usaha para rider muda untuk menjadi pebalap motor profesional, terutama para rider yang sudah turun di MotoGP. Kepada MotoGP.com, The Doctor menyatakan bahwa 'spesies' pebalap motor kini telah berubah banyak.
Tak hanya itu, Rossi juga menyatakan bahwa komitmen pebalap dalam kejuaraan ini banyak mengalami perubahan dan semakin sibuk. Begitu banyak sponsor yang harus dipuaskan, dan jumlah pertemuan dengan media massa juga semakin meningkat. Semua tentu saja untuk menyenangkan hati penggemar.
"Dulu, hal terpenting adalah mengendarai motor. Anda bakal punya sedikit waktu untuk media dan wawancara. Kini justru sebaliknya. Tapi ini bagus, karena jika Anda penggemar MotoGP, Anda bisa tahu banyak hal sejak Kamis siang. Sementara pada era 1990an, nonton balapan saja sudah untung!" tuturnya.
Jadi Mirip Atlet 'Sungguhan'

Rossi sendiri mengaku, sebagai rider yang datang dari era ketika para rider masih bisa bersantai ria dengan minum bir kapan saja dan bahkan merokok, kini jadi harus bekerja ekstra keras mempertahankan kebugaran fisik dan mental demi bersaing sengit.
Bagaimana tidak? Para rider yang jauh lebih muda, kini jauh lebih intens menjalani persiapan fisik. Tak sedikit dari mereka yang bahkan kini menggaet pelatih balap untuk meningkatkan kualitas cara berkendara, dan juga psikolog untuk membantu mental mereka tetap fokus dan tenang.
"Bagusnya, 'spesies' pebalap mengalami evolusi. Generasi baru makin kuat, lebih profesional, kerja lebih keras, membentuk hidup sempurna, tak mabuk-mabukan, tidur lebih awal. Pada suatu titik, Anda memang harus mengubah kehidupan demi jadi rider yang baik. Anda jadi makin mirip dengan atlet 'sungguhan'," ujarnya.
Teknologi Motor Juga Berubah
Sembilan kali juara dunia ini pun tak memungkiri perubahan-perubahan kinerja rider juga dipengaruhi perubahan teknologi motor. Setiap tahun, motor-motor MotoGP mengalami perkembangan signifikan, jadi para rider dituntut untuk punya kemampuan beradaptasi dengan cepat.
"Teknologi motor saat ini sangat jauh berbeda dibanding dulu, seperti 2001 bersama 500cc. Motor kami benar-benar berubah. Anda harus mengubah gaya balap Anda demi membawa motor ini menuju limit performanya, karena limitnya kini jauh lebih tinggi dibanding 2005," pungkas Rossi.
Usai menjalani startnya yang ke-400 di Phillip Island, Australia, akhir pekan lalu, pebalap Italia berusia 40 tahun ini akan kembali turun lintasan di MotoGP Malaysia, yang akan digelar di Sirkuit Sepang, akhir pekan ini.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Momen Manis Valentino Rossi Reuni dengan Jeremy Burgess
Otomotif 30 Oktober 2019, 12:25
-
Valentino Rossi Sempat Terpikir Pensiun dalam Usia 33 Tahun
Otomotif 30 Oktober 2019, 11:55
-
Valentino Rossi: 'Spesies' Pebalap MotoGP Alami Evolusi
Otomotif 30 Oktober 2019, 09:15
-
'Rossi Harus Tentukan Kapan Pensiun, Lorenzo Harus Bangkit'
Otomotif 29 Oktober 2019, 15:40
-
Jorge Lorenzo Soal Valentino Rossi: Saat Setim, Kamilah yang Terbaik
Otomotif 29 Oktober 2019, 10:20
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR