Bola.net - - Pada hari Minggu (5/8) nanti, Marc Marquez dijadwalkan akan menjalani start yang ke-100 di MotoGP, dan rider Repsol Honda ini menyatakan tak semua dari balapan tersebut berbuah manis. Beberapa di antaranya justru memberi pelajaran terbesar hingga membuatnya menjadi momok menakutkan di grid saat ini.
Marquez menjalani debut MotoGP pada 2013 lalu dan langsung meraih dua gelar dunia secara beruntun. Ia pun mengakui bahwa prestasi ini membuatnya agak terlena hingga bersikap cukup keras kepala menghadapi 2015, di mana ia kerap terjatuh hingga gagal mempertahankan tahta dan harus mengakhiri musim di belakang Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi.
"Kesalahan terbesar saya adalah paruh pertama 2015, mungkin sekitar Mugello atau Montmelo. Saya terjatuh dua kali beruntun dan kehilangan peluang juara. Itu adalah kesalahan di mana semua orang memperingatkan saya bahwa meraih poin sangatlah penting," ujarnya dalam jumpa pers MotoGP Ceko, Kamis (2/8).
Banyak Menang, Banyak Salah

Peringatan ini pun diresapi oleh Marquez, hingga membuatnya kembali ke masa jaya dengan merebut gelar dunia 2016 dan 2017. Saat ini, ia bahkan tengah menduduki puncak klasemen, dan di ambang gelar MotoGP kelima. Rider 25 tahun ini menyebut bahwa perubahan mentalitas dan strategi merupakan kunci kebangkitannya.
"Saat itu saya punya dua gelar dan mengerahkan segalanya di setiap balapan; kemenangan atau kecelakaan. Waktu itu saya menang banyak, tapi melakukan banyak kesalahan juga. Jadi saya belajar banyak hal dan jelas kadang penting mendengar nasihat orang di sekitar tapi saya punya mentalitas yang kuat jadi saya mulai mengubah strategi," ungkapnya.
Start Ke-100, Lancarkan Strategi Biasa

Di lain sisi balapan ke-100 di MotoGP tak membuat Marquez jemawa. Ia yakin balapan akhir pekan ini akan seperti balapan lainnya, di mana ia harus tetap membidik kemenangan.
"Jelas ini balapan seperti biasanya, tapi 100 GP di MotoGP berarti waktu berjalan cepat dan mustahil untuk memutarnya. Saya harus menikmati semua momen menyenangkan dan mencoba lebih baik lagi. Ini angka yang baik, jadi saya senang. Saya akan menjalaninya dengan cara yang sama," pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Latihan Pertama MotoGP Ceko 2018: Zarco Asapi Dovizioso
Otomotif 3 Agustus 2018, 15:54
-
Jelang Balapan Ke-100, Marquez Ungkap Kesalahan Terbesar
Otomotif 3 Agustus 2018, 09:10
-
Sebut Rossi 'Peter Pan', Lorenzo Jagokan Rebut 10 Gelar
Otomotif 2 Agustus 2018, 16:00
-
Jelang Start Ke-100, Marquez Ogah Jemawa Ungguli Rossi
Otomotif 1 Agustus 2018, 11:15
-
'Tim MotoGP Harus Belajar dari Kesabaran Petrucci-Dovizioso'
Otomotif 31 Juli 2018, 14:45
LATEST UPDATE
-
Sejarah Baru, Como Lolos Liga Champions untuk Pertama Kali!
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:13
-
Kata-kata Allegri Setelah AC Milan Gagal Lolos Liga Champions
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:09
-
AC Milan dan Juventus Gagal Lolos ke Liga Champions Musim Depan
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:03
-
Man of the Match Torino vs Juventus: Dusan Vlahovic
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:01
-
Rekap La Liga 2025/2026: Juara, Wakil Eropa, Degradasi dan Promosi
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:00
-
Tangis Mohamed Salah
Liga Inggris 25 Mei 2026, 04:47
-
Janji Perubahan dari Arne Slot untuk Liverpool Musim Depan
Liga Inggris 25 Mei 2026, 04:28
-
Man of the Match Milan vs Cagliari: Gennaro Borrelli
Liga Italia 25 Mei 2026, 04:23
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR