
Bola.net - Usai menjalani balapan terakhirnya di MotoGP pada tengah November lalu, sebentar lagi Danilo Petrucci akan menghadapi tantangan baru dalam kariernya, yakni berkompetisi di Reli Dakar 2022, yang digelar di Arab Saudi pada 2-14 Januari 2022. Kepada Marca, ia mengaku sangat senang dapat dukungan dari para rivalnya di MotoGP.
Meski lama berkarier di ajang road race, Petrucci dikenal sangat menggemari ajang off-road. Salah satu impiannya adalah berlaga di Reli Dakar. Saat mendengar pengakuan Petrucci ini, KTM segera memberinya tawaran. Rider Italia ini pun dengan senang hati menerimanya, dan menjadi rider MotoGP pertama yang banting setir ke Reli Dakar.
Di sela kesibukannya menjalani beberapa balapan terakhir di MotoGP, Petrucci juga sudah latihan di gurun-gurun Dubai, Uni Emirat Arab. Rider yang akan tetap bernaung di bawah payung Tech 3 KTM Factory Racing ini sudah berusaha memetik ilmu dari rider Red Bull KTM Factory Racing seperti Toby Price, Matthias Walkner, dan Kevin Benavides.
"Saya sudah latihan sedikit di gurun, mempelajari peta dengan rekan-rekan setim saya. Namun, saya masih belum memahami semuanya dan tak tahu bagaimana jalannya reli nanti. Saya belum ada di level dunia dalam disiplin ini, tapi saya bisa lihat kemampuan saya di off-road jika pengalaman saya sudah banyak," ujarnya seperti yang dikutip Motosan, Senin (27/12/2021).
Sadari Betapa Bahayanya Reli Dakar

Petrucci pun baru pernah sekali ikut ajang reli, yakni di Reli Sardinia pada Desember 2020. Namun, kala itu gelarannya hanya berdurasi tiga hari. Saat berlatih dengan KTM, latihan terpanjangnya di Dubai sudah mencapai 250 km, sementara di Reli Dakar nanti ia harus menjalani 400 km selama kurang lebih dua pekan.
Dari latihan itu, Petrucci sadar betul betapa besarnya tantangan yang akan ia hadapi nanti. "Saya mendapati bahwa mudah sekali hilang konsentrasi jika kadar oksigen dan kadar gula dalam tubuh Anda berkurang. Anda bisa hilang fokus usai beberapa jam, hingga sulit baca peta dan berkendara. Mental juga tertempa," ungkapnya.
"Dakar berbahaya, saya paham sejak hari pertama saya di gurun. Kompetisinya nanti bakal lebih sulit dari MotoGP, tapi pada dasarnya tak terlalu sulit melaju cepat dengan motor ini. Bagi saya, gurun sangat menakjubkan. Namun, sulit mengalkulasi jarak. Saya belum terbiasa, karena di Eropa tak ada gurun macam itu," lanjut rider 30 tahun ini.
Meski tahu aksinya ini nekat, Petrucci mengakui kariernya memang tak biasa. Saat menjalani debut di MotoGP pada 2012, ia juga tak datang dari Moto3 dan Moto2, melainkan dari Superstock. Atas alasan ini, pindah ke Reli Dakar bukan hal aneh lagi. 'Petrux' pun senang para rivalnya di MotoGP memberinya dukungan moral.
Ingin Rider-Rider MotoGP Menyusul ke Reli Dakar

"Banyak orang di paddock bilang saya gila memilih perubahan ini. Namun, jalan saya ke MotoGP juga tak biasa. Dakar selalu jadi impian saya. Saya ingin membuktikan pada diri saya sendiri bahwa saya bisa berkompetisi, dan saya ingin menghadapi balapan terberat di dunia," ungkap rider yang pernah membela Ducati ini.
Petrucci pun berharap rival-rivalnya di MotoGP nanti juga akan menyusulnya ikut Reli Dakar, meski kebanyakan ingin melakukannya usai gantung helm dari balap motor dan lebih memilih menjajal kategori mobil di Reli Dakar. Menurut Petrucci, ada beberapa rider MotoGP yang lihai mengendarai motor off-road.
"Di paddock MotoGP, ada beberapa rider yang andal di off-road. Mungkin suatu saat nanti mereka akan mencoba. Tapi mungkin kebanyakan akan pilih mobil. Beberapa dari mereka sangat penasaran melihat saya melakukannya. Kini mereka akan lebih mengamati Dakar berkat partisipasi saya. Ini juga jadi motivasi bagi saya," pungkasnya.
Sumber: Marca, Motosan
Baca Juga:
- Casey Stoner Kritik Honda, Sebut Terlalu Fokus Ikuti Arahan Marc Marquez
- Rumah Dibobol Maling, Fabio di Giannantonio Kehilangan 3 Motor Jelang Debut MotoGP
- Agenda Balap 2022: 4 Kejuaraan Bergengsi Jadi Sorotan, Mana yang Paling Kamu Tunggu?
- 53 Tim dan 103 Pembalap: Inilah Jadwal dan Daftar Peserta MotoGP 2022
- Ducati Punya 8 Rider di MotoGP 2022, Siapa yang Dapat Jatah Motor Baru dan Lama?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jelang Debut Reli Dakar, Danilo Petrucci Senang Dapat Dukungan Rival di MotoGP
Otomotif 29 Desember 2021, 13:55
-
Pindah ke Dakar, Danilo Petrucci Sulit Berhenti Nangis di MotoGP Valencia
Otomotif 16 November 2021, 15:37
-
Gagal Juarai MotoGP, Danilo Petrucci Tetap Bangga dan Kini Fokus Tatap Reli Dakar
Otomotif 12 November 2021, 16:20
-
Sensasional: Tinggalkan MotoGP, Danilo Petrucci Resmi ke Reli Dakar 2022
Otomotif 10 November 2021, 16:58
-
Pindah ke Reli, Danilo Petrucci Bisa Jadi Rider Cadangan KTM di MotoGP
Otomotif 11 Oktober 2021, 12:59
LATEST UPDATE
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
-
Barcelona Menang Besar atas Levante, Jules Kounde: Tidak Semudah Kelihatannya!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:53
-
Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR