
Bola.net - Pebalap LCR Honda Idemitsu, Johann Zarco, boleh jadi hanya finis ke-13 di MotoGP Phillip Island, Australia, Minggu (27/10/2019) lalu. Meski begitu, ia tetap jadi pusat perhatian dan dinilai telah menjalankan tugasnya dengan baik dalam kesempatan pertamanya mengendarai motor RC213V.
Zarco menggantikan Takaaki Nakagami yang cedera bahu sampai akhir musim nanti, usai dibebastugaskan oleh KTM sejak Aragon pada September lalu. Uniknya, rider Prancis ini justru bertarung sengit dengan eks tandemnya di Red Bull KTM Factory Racing, Pol Espargaro. Keduanya diketahui berkali-kali saling salip.
"Rasanya ironis bertarung dengan Pol dalam balapan pertama saya dengan Honda. Kami bertarung sengit, tapi usai balapan kami tersenyum. Ia merasa saya bisa lebih cepat lagi, tapi ia juga bilang, 'Tidak, tidak! Kau tetap di belakangku saja, setidaknya dalam satu balapan!'" kisah Zarco via Crash.net.
Kesampaian Sengit Lawan Espargaro
Uniknya, saat masih bertandem dengan Espargaro di KTM, Zarco justru tak pernah menjalani duel wheel-to-wheel dengan rider Spanyol tersebut. Sekalinya terjadi, justru saat Zarco membela Honda. Juara dunia Moto2 2015-2016 itu pun yakin, fakta dirinya bertarung sengit dengan Espargaro adalah tanda positif.
"Memang benar saya tak pernah bertarung dengan Pol sepanjang musim ini, jadi balapan ini adalah sebuah langkah maju. Dalam balapan ini, saya punya kesempatan untuk mengalahkannya, tapi ia bekerja dengan sangat baik. Jadi hal-hal positif memang berdatangan," ungkap rider berusia 29 tahun tersebut.
10 Besar Hasil Memungkinkan
Zarco juga yakin ia dan Espargaro sangat memungkinkan bertarung dengan Francesco Bagnaia, Franco Morbidelli, dan Joan Mir di posisi 10 besar andai tak kelewat sering saling salip. Positifnya, ia mengaku tak merasa kelelahan di atas RCV, tak seperti saat ia masih mengendarai RC16.
"Memungkinkan bagi kami melaju lebih cepat, bertarung dengan Bagnaia, Morbidelli, dan Mir. Tapi karena saya dan Pol bertarung sengit, kami jadi tertinggal. Meski begitu, di sanalah fokus kami, dan saya menjalani semua lap dengan benar, dan kali ini saya tak punya perasaan lelah hingga harus menyerah," tutup Zarco.
Baca Juga:
- Johann Zarco Minta Maaf ke Honda, Cari Opsi Kembali ke Moto2
- Jorge Lorenzo Soal Valentino Rossi: Saat Setim, Kamilah yang Terbaik
- Jorge Lorenzo: Semoga Phillip Island Satu-satunya Trek Buruk
- 'Jorge Lorenzo Tentukan Masa Depan Usai Uji Coba Pascamusim'
- Pecco Bagnaia, Motivasi Jack Miller Naik Podium di Seri Kandang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Johann Zarco: 'Ironis' Sengit Lawan Pol Espargaro di Australia
Otomotif 29 Oktober 2019, 11:50
-
Espargaro: Masalah Jika Zarco Lebih Cepat dengan Honda
Otomotif 18 Oktober 2019, 10:05
-
Pol Espargaro Berencana Jadi Vegetarian Jelang MotoGP 2020
Otomotif 15 Oktober 2019, 11:17
-
Masih Cedera Tangan, Pol Espargaro Nekat ke Thailand
Otomotif 3 Oktober 2019, 13:00
-
Cedera Tangan, Pol Espargaro Ngotot Ingin ke Thailand
Otomotif 27 September 2019, 09:07
LATEST UPDATE
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
-
Harry Maguire dan Taruhan Besar Manchester United di Era Baru
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:56
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Everton: Mbeumo Starter, Sesko Disimpan?
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:30
-
Tak Banyak Bicara, Michael Carrick Bawa Ketenangan ke Manchester United
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:28
-
Jadi Salah Satu Favorit Juara, Alex Marquez Merasa Lebih Siap Buru Gelar Dunia MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 18:26
-
Arsenal Tidak Malu-Malu: Tampil Full Menyerang Demi Amankan Puncak Klasemen
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:47
-
Tempat Menonton PSIM vs Bali United: Tayang Di Mana dan Main Jam Berapa?
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 17:44
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR