
Bola.net - Lima kali juara dunia yang juga eks pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo, menyatakan bahwa Maverick Vinales punya dua masalah krusial yang harus diatasi. Kepada Speedweek, Selasa (27/4/2021), Lorenzo menyebut kedua masalah tersebut adalah performa yang buruk pada start balapan dan kondisi psikisnya yang naik turun.
Vinales memang didatangkan ke Yamaha pada 2017 untuk menggantikan Lorenzo yang kala itu pindah ke Ducati. Sayangnya, rider Spanyol tersebut belum pernah jadi kandidat utama juara dunia, walau terus meraih kemenangan dan podium pada setiap tahunnya. Performanya yang buruk saat start pun selalu jadi sorotan.
Vinales diketahui selalu cepat dalam lap tunggal, hingga ia kerap start dari barisan terdepan. Namun, gara-gara startnya yang selalu buruk, ia selalu terjun bebas ke posisi belakang pada lap-lap pertama. Alhasil, ia juga harus susah payah untuk kembali merangsek ke depan untuk memperebutkan podium dan kemenangan.
Tak Boleh Gampang Mikir Negatif

"Maverick masih muda, dan ia akan melalui ini semua dan kembali menang. Namun, jelas ia punya dua kelemahan. Yang pertama adalah performa startnya, dan itu adalah hal yang harus ia perbaiki. Yang kedua, ia punya fluktuasi emosi. Jadi, ia harus lebih seimbang, karena pada akhirnya, masalah memang akan selalu ada," ujar Lorenzo.
Masalah emosional Vinales memang selama ini selalu jadi sorotan. Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, dan Direktur Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli, bahkan tak malu-malu lagi memberikan kritik soal ini. Lorenzo pun menyatakan bahwa Vinales tak boleh gampang berpikir negatif jika situasinya tak mendukung.
"Di beberapa trek, Yamaha tak bisa tampil terlalu baik. Di trek lain, bisa jadi Anda lah yang tak bisa cepat. Anda bisa saja jatuh , cedera, dan punya kondisi fisik atau mental yang buruk. Di sana lah Anda harus konsisten, selalu berpikir positif, memanfaatkan situasi, tanpa cari-cari alasan dan menyebut semuanya sebagai bencana," tuturnya.
Minta Vinales Intensif Kerja Bareng Psikolog
Vinales sendiri diketahui sudah beberapa kali bekerja dengan psikolog olahraga, namun tampaknya tak dilakukan secara intensif. Menurut Lorenzo, rider berusia 26 tahun itu harus melakukannya lebih rajin, jika perlu membawa psikolognya sekaligus untuk mendampinginya sepanjang pekan balap.
"Menurut saya, ia harus memperbaiki ini semua. Entah bagaimana caranya, mungkin ia harus membawa psikolog olahraga. Tak perlu malu melakukannya. Saya sendiri pernah melakukannya jika membutuhkannya. Ia jelas harus melakukan sesuatu, karena sejarah selalu terulang pada setiap tahunnya," tutup Lorenzo.
Dalam tiga seri pertama musim ini, Vinales baru naik podium sekali, yakni usai merebut kemenangan di Seri Qatar. Saat ini ia berada di peringkat ketiga pada klasemen pembalap dengan koleksi 41 poin, tertinggal 20 poin dari sang tandem, Fabio Quartararo, yang ada di puncak.
Sumber: Speedweek
Video: Gaya Nyeleneh Valentino Rossi di MotoGP
Baca Juga:
- Alex Marquez: Kembalinya Marc Penting untuk Nilai Potensi Nyata Honda
- Kenal Baik Jerez, Pol Espargaro Tekad Perbaiki Performa Kualifikasi
- Tak Boleh Latihan Motor, Marc Marquez Makin Tak Sabar Balapan di Jerez
- Valentino Rossi Optimistis Jelang MotoGP Jerez, Franco Morbidelli Bidik Podium
- Jorge Lorenzo Jengkel Franco Morbidelli Dianaktirikan Yamaha, Sarankan Pindah Tim
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Lorenzo: Maverick Vinales Rider Kuat, Tapi Harus Atasi 2 Kelemahan
Otomotif 28 April 2021, 12:27
-
Max Biaggi: Pecco Bagnaia Kendarai Ducati dengan Elegan, Seperti Jorge Lorenzo
Otomotif 27 April 2021, 10:35
LATEST UPDATE
-
Mantap! Como Segera Datangkan Mantan Bek Manchester United
Liga Italia 23 Agustus 2026, 18:30
-
Absen Lawan Hull City, Seberapa Parah Cedera Amad Diallo?
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 18:00
-
Bawa Real Madrid Bekuk Espanyol, Jose Mourinho Sanjung Habis Carlos Espi
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 17:30
-
Gabung MU, Ini Nomor Punggung yang Bisa Dikenakan Carlos Baleba
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 17:00
-
Kabar Baik MU! Carlos Baleba Sudah Lolos Tes Medis dan Teken Kontrak!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 16:37
-
Link Streaming Torino vs Milan - Senin 24 Agustus 2026
Liga Italia 23 Agustus 2026, 14:54
-
Link Streaming Frosinone vs Juventus - Minggu 23 Agustus 2026
Liga Italia 23 Agustus 2026, 14:41
-
Link Streaming Elche vs Barcelona - Senin 24 Agustus 2026
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 14:38
-
Link Streaming Newcastle vs Liverpool - Minggu 23 Agustus 2026
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 14:26
-
Link Streaming Man City vs Bournemouth - Minggu 23 Agustus 2026
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 14:13
-
Prediksi Fulham vs Chelsea 25 Agustus 2026
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 13:21
-
Elkan Baggott Ungkap Perasaan Frustrasinya Usai Tinggalkan Ipswich Town
Tim Nasional 23 Agustus 2026, 12:28
-
Kevin Diks Naik Kelas di Borussia Monchengladbach: Dipercaya Jadi Wakil Kapten
Tim Nasional 23 Agustus 2026, 11:55
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR