
Bola.net - Eks pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo, melempar kritik tajam kepada Yamaha, yang menurutnya sudah bersikap tak adil kepada rider Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli. Hal ini ia sampaikan kepada Bike Sport News pada Selasa (27/4/2021).
Seperti diketahui, sejak bergabung dengan Yamaha pada 2019, Morbidelli sama sekali tak mendapatkan motor baru dari mereka. Tahun ini pun, ia masih mengendarai YZR-M1 versi 2019, meski ia sukses jadi runner up 2020 dan bahkan jadi rider Yamaha terbaik.
Morbidelli sendiri tak memungkiri dirinya heran melihat keputusan Yamaha yang tak mau memberinya M1 spek pabrikan terbaru, namun tak mau ambil pusing. Namun, tak sedikit rival yang mengutuk perilaku Yamaha ini, dan Lorenzo salah satunya.
Ducati Saja Bisa Sediakan 4 Motor Pabrikan

"Opini saya mungkin cukup keras, namun saya memang merasa dalam kasus ini Yamaha tidak memperlakukan Franco dengan cara terbaik, padahal dia jadi runner up tahun lalu," ungkap Lorenzo, yang meraih tiga gelar MotoGP bersama Yamaha.
Lorenzo juga mengaku heran mengapa Yamaha sejak lama tak mau meniru pabrikan lain, yang sudah mulai berpikir terbuka dan menyediakan motor spek pabrikan kepada rider-rider tim satelit, contohnya Ducati, KTM, dan Honda.
"Ducati saja bisa memberikan motor yang praktisnya sama untuk keempat pembalap mereka, dan Yamaha justru tak melakukannya, tepatnya pada Franco. Kini, saya yakin Franco sudah harusnya menuntut perlakuan yang sama dari Yamaha," ungkap Lorenzo.
Sarankan Morbidelli Pindah Pabrikan
Saking jengkelnya, Lorenzo bahkan menyarankan Morbidelli untuk mulai melirik pabrikan lain untuk MotoGP 2022. Seperti diketahui, Morbidelli punya kontrak '1+1' dengan Petronas SRT, namun tim Malaysia ini belum tanda tangan perpanjangan kontrak dengan Yamaha.
"Franco juga bisa mulai bicara dengan pabrikan lain, atau pabrikan yang menginginkannya. Tapi sekalinya ia pakai helm dan naik motor, ia harus fokus mengeluarkan potensi terbaiknya dan menunjukkan kepada Yamaha bahwa mereka sudah salah besar tak memberinya perlakuan yang adil," tutup Lorenzo.
Belakangan, Morbidelli juga santer digosipkan bisa pindah ke Sky Racing VR46, tim balap Valentino Rossi, yang dikabarkan mendekati kata sepakat untuk memperpanjang kontraknya sebagai tim satelit Ducati pada 2022 nanti.
Sumber: Bike Sport News
Video: Sirkuit Mandalika Siap Sambut MotoGP 2021
Baca Juga:
- 'Seorang Juara Takkan Bahagia Jika Performanya Seperti Valentino Rossi Sekarang'
- Pol Espargaro: Lumrah Kalau Pembalap MotoGP Butuh Psikolog
- Tutup Pintu untuk Andrea Dovizioso, KTM Pilih Jalan Bareng Rider Muda
- Max Biaggi: Pecco Bagnaia Kendarai Ducati dengan Elegan, Seperti Jorge Lorenzo
- Marc Marquez Sedih 'Batal' Setim dengan Adik, Paling Senang Setim dengan Dani Pedrosa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Max Biaggi: Pecco Bagnaia Kendarai Ducati dengan Elegan, Seperti Jorge Lorenzo
Otomotif 27 April 2021, 10:35
-
Jorge Martin Prediksi Valentino Rossi Takkan Rebut Kemenangan di MotoGP 2021
Otomotif 14 April 2021, 11:08
LATEST UPDATE
-
Menyala Bersama Kanada, John Herdman Dinilai Cocok Nahkodai Timnas Indonesia
Tim Nasional 6 Januari 2026, 18:07
-
Resmi! Chelsea Perkenalkan Liam Rosenior Sebagai Manajer Baru
Liga Inggris 6 Januari 2026, 17:42
-
Live Streaming Lecce vs Roma - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 6 Januari 2026, 17:00
-
AC Milan Cari Bek Baru, Nathan Ake Jadi Peluang atau Sekadar Mimpi?
Liga Italia 6 Januari 2026, 15:28
-
Prediksi West Ham vs Nottingham Forest 7 Januari 2026
Liga Inggris 6 Januari 2026, 15:19
-
Luapan Emosi Gonzalo Garcia Usai Cetak Hattrick di Laga Madrid vs Betis
Liga Spanyol 6 Januari 2026, 14:57
-
Prediksi Pisa vs Como 6 Januari 2026
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40























KOMENTAR