
Bola.net - - Jorge Lorenzo boleh jadi hanya finis ke-11 di MotoGP Le Mans, Prancis, akhir pekan lalu, namun rider Repsol Honda ini mengaku akhirnya melihat titik terang dari segala kesulitannya awal musim ini. Untuk pertama kalinya, Lorenzo mampu tampil kuat dan ikut bertarung di area 10 besar.
Start dari posisi 8, Lorenzo mampu mempertahankan posisi pada lap pertama, dan naik satu posisi usai menyalip Franco Morbidelli pada Lap 4. Ia melorot ke posisi 9 usai tersalip Morbidelli dan Cal Crutchlow, namun ia tetap mampu mengasapi rider Honda lainnya, Takaaki Nakagami.
Lorenzo juga sempat bertarung sengit dengan Fabio Quartararo, namun akhirnya harus mengalah, dan melorot lagi ke posisi 11 usai tersalip Alex Rins saat balapan menyisakan lima lap. Meski tak ideal, hasil ini diyakini Lorenzo sebagai kemajuan penting dalam proses adaptasinya dengan RC213V.
"Ini hasil terbaik saya musim ini. Kami makin dekat dengan para rider tercepat. Untuk pertama kali kami mengalahkan Taka, dan tak jauh dari Cal. Pada lap-lap pertama, saya tak terlalu tertinggal. Tapi kami masih butuh waktu. Ini bakal jadi perjalanan panjang dan sulit, tapi progres telah terlihat," ujarnya via Motociclismo.
Tak Akan Berpesta
Lima kali juara dunia ini mengakui bahwa finis ke-11 bukanlah sesuatu yang harus dirayakan, tapi ia juga belum mau menyerah menjinakkan Honda, yang sukses meraih kemenangan ke-300 di kelas GP500/MotoGP lewat sang tandem, Marc Marquez. Lorenzo pun sadar proses adaptasinya masih akan makan waktu lama.
"Saya takkan berpesta, karena ini posisi ini masih buruk, tak mencerminkan rekor atau sejarah tim yang saya bela. Tapi Anda harus paham situasi saya pada masa pramusim dan paham motor yang saya kendarai. Yamaha adalah motor yang ramah bagi semua rider, sementara Honda selalu spesial dan sulit," ungkapnya.
Bisa Bertarung dengan Rider Cepat
Sebelum Le Mans, Lorenzo hanya mampu finis di posisi 13 di Qatar, dan posisi 12 di Argentina dan Jerez, dan hasil-hasil ini ia raih dengan melaju sendirian di lintasan. Kini, bisa bertarung dengan rider-rider lain, Lorenzo kembali mampu melakukan perbandingan pada performanya.
"Terlepas dari posisi 11, saya mampu bertarung dengan para rider di depan. Ritme balap saya cukup mirip dengan Alex, sementara di seri-seri sebelumnya saya tak bisa membandingkan diri dengan rider lain. Kami telah dapat progres dari segi ergonomi, dan saya semakin nyaman, tapi ini proses panjang," pungkasnya.
Lorenzo masih duduk di peringkat 14 pada klasemen pebalap dengan koleksi 16 poin, tertinggal 78 poin dari Marquez yang ada di puncak. Kini ia akan bersiap menghadapi MotoGP Italia di Sirkuit Mugello pada 31 Mei-2 Juni mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lorenzo Akui Harus Tiru Marquez demi Jinakkan Honda
Otomotif 21 Mei 2019, 14:00
-
Jorge Lorenzo Mulai Lihat Titik Terang di MotoGP Prancis
Otomotif 21 Mei 2019, 12:15
-
Lorenzo: Adaptasi Saya dan Zarco Sama-Sama Tak Alami
Otomotif 17 Mei 2019, 14:30
-
Jorge Lorenzo Bantah Dapat Ultimatum dari Honda
Otomotif 17 Mei 2019, 13:30
-
Uji Coba Jerez Produktif, Jorge Lorenzo Ingin Kompetitif di Le Mans
Otomotif 15 Mei 2019, 09:30
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



















KOMENTAR