Bola.net - - Pebalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, mengaku dirinya harus mengubah gaya balap mendekati gaya balap Marc Marquez jika ingin menjinakkan motor RC213V. Meski begitu, ia menyatakan bahwa proses ini bakal memakan waktu yang cukup lama. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya bersama Motociclismo.
Sejak naik ke MotoGP 2013, Marquez sukses meraih lima gelar dunia dan jadi satu-satunya rider Honda yang mampu konsisten meraih kemenangan. Lorenzo, yang tadinya membela Yamaha selama sembilan musim dan Ducati selama dua musim, mengakui harus bekerja keras jika ingin mematahkan 'tradisi' Marquez.
"Demi berada di level Marc, Anda harus berkendara seperti dia. Ia memanfaatkan kepercayaan diri saat masuk tikungan, memanfaatkan lintasan, mengambil kemiringan dengan cepat. Ia bagai rider Supermoto yang dengan cepat masuk ke tikungan, dan saya harus mendekati gaya balap itu," ujar Por Fuera.
Alami Kemajuan, Masih Jauh dari Marquez
Lorenzo pun dapat kemajuan di Le Mans, Prancis akhir pekan lalu. Untuk pertama kali, ia start dari delapan besar. Lima kali juara dunia ini mengaku perubahan ergonomi RCV cukup membantu, yakni saat ia memakai jok standar Honda, usai sebelumnya memakai jok yang lebih lebar seperti semasa di Yamaha.
"Motor Honda mulai memberi saya sedikit kepercayaan diri dan saya nyaman dengan ergonominya. Tapi saya masih tertinggal dari Marc. Saya telah mengalami beberapa kemajuan, tapi ini tak mudah karena Marc punya pengalaman tujuh tahun dengan motor ini," ungkap Lorenzo.
Hanya Ingin Persempit Margin
Rider Spanyol ini pun mengaku belum punya target tinggi dalam menjalani balapan-balapan berikutnya. Keinginannya hanyalah memperbaiki performa di setiap pekan balap dan mempersempit margin dari para rider terdepan.
"Target saya hanya mendekati pemenang. Pada lap tunggal dan jarak balap, saya makin dekat dibanding sebelum-sebelumnya, termasuk di kualifikasi. Saya mampu bertarung dengan beberapa pebalap di depan. Sebelumnya, saya bertarung dengan Zarco, Oliveira, Aleix, Iannone... jadi balapan kali ini berbeda," tutupnya.
Menjelang MotoGP Italia di Sirkuit Mugello pada 31 Mei-2 Juni mendatang, Lorenzo berada di peringkat 14 pada klasemen pebalap dengan koleksi 16 poin.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Rossi: Marquez Masalah Besar Buat Semua Rider!
Otomotif 21 Mei 2019, 15:15
-
Lorenzo Akui Harus Tiru Marquez demi Jinakkan Honda
Otomotif 21 Mei 2019, 14:00
-
Gagal Podium, Jack Miller Kelewat Terlena Asapi Marc Marquez
Otomotif 21 Mei 2019, 10:30
-
Rider Honda Lain Tertinggal, Marquez: Bukan Urusan Saya
Otomotif 20 Mei 2019, 09:55
-
Mesin Baru, Kunci Kemenangan Marquez di MotoGP Prancis
Otomotif 20 Mei 2019, 09:25
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR