Bola.net - - Pebalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, menyatakan bahwa ia dan rider Red Bull KTM Factory Racing, Johann Zarco, sama-sama tengah menjalani proses adaptasi dengan motor yang 'tak alami' untuk gaya balap mereka. Hal ini disampaikan Lorenzo kepada Crash.net pada Kamis (16/5) menjelang MotoGP Le Mans, Prancis.
Sejak pindah ke Honda pada akhir tahun lalu, Lorenzo memang kesulitan menyatu dengan RC213V. Selain dirundung cedera berkepanjangan, Lorenzo juga belum bisa menemukan gaya balap yang tepat untuk mengendarai motor tersebut. Ia pun menyebut proses adaptasinya takkan berjalan cepat dan alami.
"Kesabaran tim tak ada di tangan saya, dan saya tak bisa mengubahnya. Yang saja tahu, saya punya kontrak dua tahun. Sangat penting untuk memahami bahwa ini akan jadi proses yang panjang. Adaptasi ini takkan terjadi secara alami, seperti yang sudah terjadi. Ini seperti seorang rider yang berganti motor atau pindah kelas," ujarnya.
Honda Takkan Jadi Motor Alami
Lorenzo, yang memiliki gaya balap 'smooth', juga diketahui sempat kesulitan beradaptasi dengan Ducati. Ia butuh 1,5 tahun sebelum merebut kemenangan di Italia musim lalu. Lima kali juara dunia ini pun tak memungkiri bahwa ia bisa menghadapi hal serupa bersama Honda.
"Honda takkan pernah jadi motor yang alami untuk saya. Honda adalah Honda. Honda adalah motor yang harus dikendarai dengan cara berbeda. Tapi di sisi lain, ini sama seperti Ducati, yang juga bukan motor alami bagi saya. Jadi saya memang butuh waktu untuk adaptasi," ungkap rider 32 tahun ini.
Menurutnya, hal yang sama terjadi pada Zarco, yang gemilang bersama Yamaha pada 2017-2018, lalu kini justru terpuruk dengan KTM. "Saat di Yamaha, ia bisa langsung di depan pada balapan pertama. Tapi dengan KTM ia ada di belakang. Inilah perbedaan antara motor yang alami dan tidak," jelas Lorenzo.
Apresiasi Setiap Kemajuan Kecil
Rider Spanyol ini pun menyatakan bahwa ia dan Repsol Honda harus tetap sabar menjalani proses adaptasi dengan satu sama lain. Ia yakin setiap kemajuan harus diapresiasi, dan ia akan berusaha keras untuk terus memperbaiki performa.
"Sebuah progres adalah langkah mendekati target kami, dan kami harus merayakan setiap progres seperti sebuah kemenangan. Dengan waktu, dan lebih banyak kilometer, kami pasti akan menemukan sesuatu yang positif, dan situasi akan lebih baik," pungkasnya.
Menjelang MotoGP Le Mans, Prancis akhir pekan ini, Lorenzo berada di posisi 14 pada klasemen pebalap dengan koleksi 11 poin, tertinggal 59 poin dari sang tandem, Marc Marquez yang ada di puncak.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lorenzo: Adaptasi Saya dan Zarco Sama-Sama Tak Alami
Otomotif 17 Mei 2019, 14:30
-
Jorge Lorenzo Bantah Dapat Ultimatum dari Honda
Otomotif 17 Mei 2019, 13:30
-
Uji Coba Jerez Produktif, Jorge Lorenzo Ingin Kompetitif di Le Mans
Otomotif 15 Mei 2019, 09:30
-
Lorenzo Sulit di Honda, Dovizioso Tetap Ogah Anggap Remeh
Otomotif 10 Mei 2019, 15:00
-
Lorenzo-Iannone Terpuruk, Max Biaggi Beri Pembelaan
Otomotif 9 Mei 2019, 13:45
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR