
Bola.net - Eks pembalap MotoGP sekaligus lima kali juara dunia, Jorge Lorenzo, mengaku sangat senang akhirnya bisa mengunjungi Motor Ranch, yakni sirkuit flat track pribadi milik Valentino Rossi di Tavullia, Italia. Kepada Motosan, Selasa (4/1/2022), Lorenzo menyatakan bahwa tempat itu surga bagi para pembalap motor.
Lorenzo sudah sering diundang Rossi ke Motor Ranch, bahkan untuk sekadar latihan bareng. Tapi akibat kesibukan yang padat, momen itu sulit diwujudkan. Namun, pada September lalu, ketika mereka berjumpa lagi di sela MotoGP Aragon, Rossi memberikan undangan resmi kepada Lorenzo untuk ikut La 100km dei Campioni.
La 100km dei Campioni adalah balapan flat track yang rutin digelar Rossi pada akhir tahun di Motor Ranch. Gelaran ini biasa diikuti Rossi dan seluruh anggota VR46 Riders Academy, serta mengundang banyak pembalap motor dunia dari berbagai disiplin, entah MotoGP, WorldSBK, motocross, flat track, maupun supermoto.
Sampai Rela Batalkan Liburan
View this post on Instagram
Dalam balapan tersebut, Lorenzo digandengkan dengan mantan anggota VR46 Riders Academy yang juga runner up Moto3 2021, Dennis Foggia. Keduanya pun tampil cukup apik, mengakhiri balapan di posisi 10 dari 21 pasangan yang berlaga. Sementara itu, Rossi meraih kemenangan usai bertandem dengan Luca Marini.
Lorenzo pun mengaku dirinya sampai membatalkan liburan demi mengunjungi Motor Ranch. "Pengalaman saya di The Ranch sangat unik, karena bagi siapa pun yang suka dirt track, sirkuit milik Vale bagaikan Disneyland bagi orang-orang dewasa," ungkap Lorenzo yang merupakan mantan rekan setim Rossi di Yamaha.
"Saya sendiri tak mengira akan dapat undangan, dan itu jelas kejutan menyenangkan yang sangat saya hargai. Saya sangat bersemangat sampai-sampai memutuskan membatalkan penerbangan ke Punta Cana demi hadir. Saya sangat bersenang-senang seperti anak kecil, baik di dalam maupun luar trek," lanjut Por Fuera.
MotoGP Bakal Tetap Digemari Meski Tanpa Rossi

Bicara soal Rossi, Lorenzo juga ditanyai soal masa depan MotoGP dalam wawancara yang sama. Pasalnya, kini The Doctor telah pensiun. Mengingat ia merupakan ikon MotoGP selama dua dekade belakangan, ada kekhawatiran bahwa kejuaraan itu akan kehilangan pamor. Namun, Lorenzo yakin MotoGP akan tetap digemari banyak orang.
"Dunia balap motor sudah digemari banyak orang sebelum Vale datang, dan akan tetap digemari usai ia pensiun. Namun, juga benar karisma dan kepribadian Vale menambah persentase orang yang menoleh pada MotoGP dengan mulai mendukungnya. Saya rasa bakal sulit menemukan kepribadian sekarismatik dia," tutupnya.
Para penggemar Valentino Rossi juga tak perlu cemas, mengingat sembilan anak didiknya di VR46 Riders Academy akan tetap berlaga di Grand Prix 2022. Empat di antaranya bahkan turun di kelas para raja, yakni Franco Morbidelli, Pecco Bagnaia, Luca Marini, dan Marco Bezzecchi.
Sumber: Motosan
Baca Juga:
- Pentingnya Kesehatan Mental di MotoGP: Kisah Honda Bantu Jorge Lorenzo Lepas dari Depresi
- Kangen Aksi Valentino Rossi? Jangan Lewatkan Gulf 12 Hours 2022, Ini Jadwalnya
- Jorge Lorenzo: Saya dan Valentino Rossi Harus Berjauhan agar Bisa Akur
- Ponsel Hilang di Gurun, Penyebab Danilo Petrucci Gagal Penuhi Stage 2 Reli Dakar 2022
- Lorenzo: Marquez Bisa Tambah Gelar, Tapi Takkan Samai Karisma Rossi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Lorenzo: Trek Valentino Rossi Bagaikan Disneyland bagi Pembalap Motor
Otomotif 5 Januari 2022, 15:10
-
Kangen Aksi Valentino Rossi? Jangan Lewatkan Gulf 12 Hours 2022, Ini Jadwalnya
Otomotif 5 Januari 2022, 11:55
-
Jorge Lorenzo: Saya dan Valentino Rossi Harus Berjauhan agar Bisa Akur
Otomotif 5 Januari 2022, 10:25
-
Lorenzo: Marquez Bisa Tambah Gelar, Tapi Takkan Samai Karisma Rossi
Otomotif 4 Januari 2022, 15:20
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR