Bola.net - - Rider Repsol Honda, Jorge Lorenzo yakin dirinya punya beberapa talenta hebat yang tak dimiliki para rivalnya, namun menyebut talenta saja tak cukup membantunya meraih sukses di MotoGP. Dalam wawancaranya bersama DAZN, Por Fuera menyatakan bahwa kesuksesan juga diraih berkat dorongan ambisi dan pengorbanan mencapai puncak.
Sejak turun di kejuaraan dunia, terutama di kelas MotoGP, Lorenzo memang dikenal memiliki beberapa keunggulan, di antaranya adalah keahliannya dalam menjalani start dengan baik, dan juga konsentrasinya yang tinggi dalam mempertahankan ritme balap. Atas talenta ini ia kerap melesat jauh di depan dan tak terkejar oleh lawan-lawannya.
"Saya punya kualitas yang tak dimiliki rider lain. Yang paling mencolok adalah presisi dan konsistensi. Tapi saya juga sangat baik saat memasuki tikungan, memaksimalkan traksi motor. Di atas motor, semakin sedikit Anda berpikir, semakin pula Anda merasakan motor dan berkendara dengan insting, hingga Anda melaju lebih cepat," ungkapnya.
Ambisi, Pengorbanan, dan Kebugaran Fisik

Di lain sisi, Lorenzo menyatakan bahwa talenta saja takkan bisa membantu seorang pebalap meraih prestasi gemilang. Ia yakin bahwa kemauan dan usaha yang keras juga menjadi faktor penentu. Tanpa kedua faktor ini, para rider takkan punya motivasi untuk menjadi yang terbaik.
"Saya punya beberapa talenta, tapi ini diiringi ambisi dan pengorbanan besar. Saat menjalani balapan minibike, saya sangat fokus, tapi saya terlalu banyak berpikir soal arah yang harus saya tuju, hingga melakukan kesalahan dan keluar lintasan. Saat itulah saya sadar, semakin sedikit berpikir, saya justru tampil lebih baik," ujarnya.
Selain itu, kondisi fisik yang bugar juga sangat membantu kesuksesan rider saat menjalani balapan yang berat. "Sensasi berkendara juga sangat tergantung kondisi fisik. Kadang ada balapan yang begitu berat, seperti Malaysia, yang sangat panas dan lembap. Sungguh tak menyenangkan, mengingat Anda terus merasa kelelahan. Tapi Anda harus terus melanjutkan performa yang baik," tuturnya.
Ingin Ulang Gelar Juara
Pada 4 Mei mendatang, Lorenzo akan berusia 32 tahun, dan sejauh ini ia telah meraih lima gelar dunia, yang tiga di antaranya ia raih di kelas para raja. Kini bertandem dengan Marc Marquez dan membela salah satu tim paling prestisius, rider Spanyol ini masih ingin mengulang prestasi yang sama.
"Balap motor adalah hal terbaik yang bisa saya lakukan, passion utama saya. Sudah jelas target saya adalah jadi juara dunia. Anda yakin Anda bisa, Anda percaya pada potensi Anda, dan Anda percaya pada diri sendiri. Tapi sebelum melakukannya, Anda pasti ragu, 'Aku bisa berhasil atau tidak?' Tapi saat meraihnya, Anda tahu Anda bisa. Kini hanya soal cara mengulangnya. Memang terdengar mudah, tapi ini justru rumit," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lorenzo Akui Punya Kualitas Lebih Ketimbang Rivalnya
Otomotif 20 Maret 2019, 11:50
-
Quartararo Jadikan Lorenzo Referensi Kendarai Yamaha
Otomotif 19 Maret 2019, 14:10
-
Marquez-Lorenzo: Kami Bagai Siang dan Malam
Otomotif 14 Maret 2019, 11:20
-
Jorge Lorenzo Retak Tulang Rusuk, Tetap Turun di Argentina
Otomotif 13 Maret 2019, 09:25
-
Jorge Lorenzo: MotoGP Qatar Bukan Debut Impian
Otomotif 11 Maret 2019, 14:32
LATEST UPDATE
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR