Bola.net - - Ketika beberapa pembalap MotoGP melempar kritikan tajam soal chicane baru Sirkuit Barcelona-Catalunya dalam uji coba tengah musim 23-24 Mei, pembalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo justru tenang-tenang saja meski yakin chicane tersebut menguntungkan para rider Honda.
Dalam uji coba ini, Lorenzo mencatatkan waktu tercepat pada pagi hari, sebelum dikalahkan oleh rider Repsol Honda, Marc Marquez pada siang hari dan harus puas duduk di posisi kedua. Lorenzo memuji level grip lintasan, namun mengeluhkan performa Desmosedici GP17 di sektor terakhir, di mana chicane baru terletak.
"Saat kami punya rear grip yang baik, kami juga kompetitif, kecuali di sektor terakhir, yang tampaknya tercipta untuk Honda. Motor mereka lebih pendek, dan kelincahannya sangat impresif. Mereka 0,3 detik lebih cepat. Tapi di sektor lainnya, kami baik-baik saja, bahkan mirip dengan mereka," ujar Lorenzo kepada Crash.net.
Jorge Lorenzo (c) Ducati
Por Fuera pun mengaku bahwa Ducati tak membawa perangkat baru untuk dijajal dalam uji coba ini, dan lebih fokus pada proses adaptasinya dengan GP17 agar tampil lebih gemilang di kandang Ducati, Sirkuit Mugello, Italia pada 2-4 Juni mendatang.
"Kami tidak menjajal perangkat baru di sini, hanya hal-hal kecil yang membuat motor kami lebih baik. Jadi sejatinya uji coba ini hanya soal adaptasi, agar lebih natural dan ini sangat membantu. Kami mencoba membuat mesin kami lebih smooth, lebih mudah dikendalikan. Kami mengalami kemajuan," tuturnya.
Tak seperti Aleix Espargaro, Sam Lowes, Loris Baz dan Casey Stoner yang mengeluhkan chicane baru, Lorenzo justru santai dan hanya meminta pengelola sirkuit memberi ruang gravel di area tersebut. "Tanpa perubahan ini, lintasan bakal sama seperti sebelumnya. Saya rasa kami hanya harus meletakkan gravel di tikungan itu. Hanya itu. Mereka mengubah layout hanya karena kecelakaan Luis Salom terjadi," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lorenzo Target Jadi Rider Ducati Tercepat di Mugello
Otomotif 26 Mei 2017, 16:00
-
Lorenzo: Catalunya Tampaknya Diubah untuk Honda
Otomotif 26 Mei 2017, 13:30
-
Lorenzo Sebut Hayden Tak Pernah Punya 'Musuh'
Otomotif 24 Mei 2017, 12:15
-
Performa Belum Garang Lorenzo Puas Finis Keenam
Otomotif 22 Mei 2017, 14:15
-
Jelang Le Mans, Lorenzo Makin Menyatu dengan Ducati
Otomotif 18 Mei 2017, 15:00
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 9 Januari 2026
Voli 9 Januari 2026, 09:43
-
Arteta Kecewa tapi Bangga: Arsenal Perlebar Jarak Jadi 6 Poin Meski Imbang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 09:36
-
Catatan Menarik Arsenal vs Liverpool: The Reds Jadi Batu Sandungan The Gunners
Liga Inggris 9 Januari 2026, 09:34
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 9 Januari 2026, 09:21
-
AC Milan dan Pelajaran Mahal Tentang Kedewasaan
Liga Italia 9 Januari 2026, 08:55
-
Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026, 6-11 Januari 2026
Bulu Tangkis 9 Januari 2026, 08:50
-
Kapan El Clasico di Final Piala Super Spanyol 2026: Barcelona vs Real Madrid
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 08:37
-
Jadwal Barca vs Madrid di Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 08:07
-
PSM vs Bali United: Tekad Pasukan Ramang Hentikan Tren Buruk
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 07:44
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:41
-
Man of the Match Milan vs Genoa: Lorenzo Colombo
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:11
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR