Lorenzo dan Dovizioso dikenal sebagai rival berat ketika keduanya turun di kelas GP250, terutama pada tahun 2006-2007, di mana Lorenzo meraih gelar dunia, sementara Dovizioso menduduki peringkat runner up. Kini keduanya kembali dipertemukan dalam tim yang sama.
"Saya dan Dovi memang bukan teman dekat, tapi saya menghormatinya dan ia menghormati saya. Saya selalu melihatnya sebagai pebalap yang cerdas, logis dan ia merupakan test rider yang andal. Jadi ia akan menjadi bantuan besar bagi Ducati," ujar Lorenzo kepada MCN.
Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso (c) Ducati
Keputusan dipilihnya Dovizioso oleh Ducati untuk menjadi tandem Lorenzo, dikabarkan diambil karena pabrikan Italia tersebut menghindari ketegangan antara Lorenzo dan Andrea Iannone, mengingat keduanya kerap cekcok baik di luar maupun dalam lintasan. Meski begitu, X-Fuera mengaku tak keberatan bertandem dengan The Maniac.
"Jika Ducati mengambil Andrea, saya juga akan menerimanya, karena ia sangat cepat. Soal gaya balap, saya dan Andrea juga sangat mirip. Dovi merupakan hard braker, sementara Andrea unggul di corner speed seperti saya. Tapi segalanya adalah keputusan Ducati, dan Dovi tentu akan bekerja dengan baik dan sangat cepat!" tutup Lorenzo. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lorenzo: Berat Pindah ke Ducati Tanpa Dall'Igna
Otomotif 30 Juli 2016, 15:30
-
Lorenzo Soal Tandem: Dovizioso Bagus, Tapi Iannone...
Otomotif 30 Juli 2016, 12:30
-
Rossi-Lorenzo Komentari Permasalahan MotoGP Inggris
Otomotif 30 Juli 2016, 10:15
-
Bos Yamaha: Kesalahan Lorenzo-Rossi Harus Dikurangi!
Otomotif 27 Juli 2016, 11:00
-
'Jorge Lorenzo Tak Perlu Cemas Performa Ducati'
Otomotif 26 Juli 2016, 12:00
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR