Bola.net - - Jorge Lorenzo kembali menegaskan bahwa eks tandemnya di Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi bukanlah penyebab dirinya ingin hijrah ke Ducati Corse tahun ini. Kepada Marca, Lorenzo menyatakan bahwa hasrat meraih gelar dunia dengan pabrikan selain Yamaha adalah motivasi terbesarnya.
Rossi memang memperpanjang kontraknya begitu awal tahun lalu, hanya beberapa hari sebelum seri pembuka di Qatar dimulai. Banyak pihak berspekulasi bahwa begitu dininya Yamaha mendapat tanda tangan Rossi membuat Lorenzo merasa dianaktirikan.
Lorenzo membantahnya, dan menyatakan ia menerima tawaran perpanjangan kontrak di waktu yang sama dengan Rossi, hanya saja dirinya meminta waktu untuk mempertimbangkannya. Meski begitu, pilihan Por Fuera jatuh ke Ducati dengan target meraih gelar dunia yang sudah tak lagi mereka cicipi sejak 2007.
Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi (c) AFP
"Keputusan saya ini sungguh didasari hasrat untuk menang bersama Ducati. Yamaha memberi perpanjangan kontrak di saat yang sama pada saya dan Vale. Vale menerimanya tanpa ragu, sementara saya dapat tawaran lain. Akhirnya saya memutuskan menerima tawaran dari tim lain. Meski begitu, perpanjangan kontrak Rossi dan faktor eksternal sama sekali tak mempengaruhi keputusan saya," ujarnya.
Melihat Rossi yang nyaris berusia 38 tahun namun masih kompetitif, juga membuat Lorenzo optimis bisa berkarir panjang. "Saya akan bertarung di MotoGP selama masih punya motivasi. Entah sampai kapan, tapi saya masih punya banyak ambisi, jadi saya tak mau melakukan prediksi untuk jangka panjang. Saya tak mau memikirkan akhir, karena mungkin saja nanti saya berubah pikiran," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Aneh Bila Vinales Tak Saingi Rossi-Marquez'
Otomotif 6 Januari 2017, 15:45
-
Vinales Ogah Terpancing Perang Mental versus Rossi
Otomotif 6 Januari 2017, 11:45
-
Lorenzo Tegaskan Rossi Tak Pengaruhi Keputusannya
Otomotif 6 Januari 2017, 09:30
-
'Sempat Tak Santai, Rossi Harus Bekuk Honda-Marquez'
Otomotif 5 Januari 2017, 11:00
-
'Valentino Rossi Tak Boleh Lagi Lakukan Kesalahan!'
Otomotif 4 Januari 2017, 16:00
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR