Lorenzo juga bertekad bangkit dari keterpurukan, mengingat ia gagal finis di Catalunya, Spanyol akibat bertabrakan dengan Andrea Iannone, serta hanya mampu finis ke-10 dalam MotoGP Belanda di Sirkuit Assen yang diguyur hujan deras.
"Kami akan menghadapi seri terakhir dari paruh pertama musim dan kami ingin meraih hasil baik sebelum liburan musim panas. Saya tak mengira akan menjalani balapan yang begitu buruk di Assen, tapi kami tetap bisa meraih beberapa poin penting untuk klasemen," ujarnya.
Selama berkarir di Grand Prix, Lorenzo mengoleksi enam podium di Sachsenring, namun tak satupun di antaranya berupa kemenangan. Meski begitu, dengan penyeragaman elektronik dan kembalinya ban Michelin, Por Fuera yakin dirinya bisa lebih kompetitif kali ini.
"Kini kami akan mengunjungi Sachsenring, sirkuit yang belum pernah saya menangi. Sirkuit ini selalu berat bagi saya dan YZR-M1, tapi tahun ini dengan elektronik dan ban berbeda Anda takkan pernah tahu. Setiap balapan adalah tanda tanya, jadi kita lihat nanti apakah kami bisa kompetitif di Jerman," pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lorenzo Penasaran Performanya Sendiri di Ducati
Otomotif 14 Juli 2016, 17:00
-
'Iannone-Lorenzo Memang Mustahil Jadi Tandem'
Otomotif 14 Juli 2016, 12:00
-
Lorenzo Tekad Raih Kemenangan Perdana di Sachsenring
Otomotif 14 Juli 2016, 10:00
-
Lorenzo Pede Bisa Tutup Margin dari Marquez
Otomotif 13 Juli 2016, 16:15
-
'Kerap Lewatkan Peluang Emas, Ducati Butuh Lorenzo'
Otomotif 13 Juli 2016, 14:00
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR