Bola.net - - Pebalap baru Repsol Honda, Jorge Lorenzo yakin bisa merebut gelar dunia MotoGP 2019 andai dirinya bertahan di Ducati Corse. Hal ini ia nyatakan kepada Motorsport.com, usai merenungkan performa kuatnya sejak meraih kemenangan perdananya di atas Desmosedici dalam pekan balap MotoGP Italia di Mugello pada Juni lalu.
Usai menang di Mugello, perpisahannya dengan Ducati pun diumumkan, dan setelahnya ia justru sukses mengulang kemenangan di Montmelo, Catalunya, Spanyol usai start dari pole. Ia juga sukses finis kedua di Ceko, lalu kembali menang di Austria usai bertarung sengit dengan Marc Marquez, dan meraih tiga pole tambahan.
"Kemenangan itu sangat spesial, karena saya 'kembali' usai 1,5 tahun kesulitan. Kami mengulangnya di Montmelo, finis kedua di Brno dan meraih kemenangan ketiga di Austria usai bertarung dengan Marc. Selama dua bulan kami adalah yang terbaik. Saya seperti raja dunia dan hanya nasib buruk yang menghalangi kami meraih lebih banyak kemenangan dan podium," ujarnya.
Tetap Bangga Bantu Ducati
Setelah 1,5 musim puasa kemenangan, performa Lorenzo memang terus mengalami peningkatan signifikan sejak Mugello, namun terhalang oleh cedera kaki kanan yang ia dapat usai kecelakaan hebat di Aragon. Belum juga pulih, ia kembali kecelakaan di Thailand yang mengakibatkan cedera pergelangan tangan kiri, membuatnya harus absen empat seri.
"Sungguh disayangkan, tapi hal-hal macam ini bisa terjadi di MotoGP karena ini adalah olahraga berisiko. Saya pernah menjalani tahun-tahun sempurna, juga tahun-tahun sulit seperti ini. Tapi setidaknya saya berhasil membuktikan saya bisa menjinakkan motor itu, bisa mengendarainya dengan sangat cepat, dan bersama-sama, kami membuat GP18 lebih lengkap dan kami harus bangga atas hal itu," ungkapnya.
Bisa Rebut Gelar Andai Bertahan
Lorenzo pun tak menutup-nutupi rasa kecewa atas kegagalannya mengulang prestasi Casey Stoner, satu-satunya rider yang mampu meraih gelar dunia untuk Ducati di MotoGP. Ia pun yakin hal ini bakal terwujud hanya jika dirinya bertahan di Tim Merah lebih lama.
"Saya harus kecewa, karena tantangan nyatanya, yakni meraih gelar dunia seperti Casey pada 2007, tidak terwujud. Kami punya potensi untuk melakukannya, kami bisa mencobanya jika kami bekerja sama lebih lama. Saya yakin, jika saya bertahan, saya bakal kompetitif sejak balapan pertama dan takkan seperti awal musim ini. Tapi hal ini jelas mustahil," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tardozzi: Andai Lorenzo Mau Lebih Percaya pada Ducati
Otomotif 26 Desember 2018, 14:35
-
Lorenzo Yakin Bisa Juara Andai Lebih Lama Bela Ducati
Otomotif 26 Desember 2018, 12:05
-
Marquez Pede Lorenzo Bakal Bocorkan Informasi Ducati
Otomotif 23 Desember 2018, 10:15
-
8 Perpisahan yang Warnai Akhir Musim MotoGP 2018
Otomotif 21 Desember 2018, 13:30
-
Dovizioso Ungkap Keuntungan Setim Bareng Lorenzo
Otomotif 21 Desember 2018, 12:50
LATEST UPDATE
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
-
Everton vs Man Utd: Ini Keistimewaan Senne Lammens yang Dipuji Carrick
Liga Inggris 24 Februari 2026, 10:09
-
Ducati Tak Cemaskan 3 Kecelakaan Marc Marquez di Tes Thailand, Tak Pengaruhi Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 09:49
-
Sesko dan Lammens Membuka Jalan Man Utd ke Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:17
-
Man Utd Lebih Hidup di Tangan Carrick, Sesko Hadir Sebagai Striker Murni
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:08
-
Memuji Keputusan Michael Carrick di Laga Everton vs Man Utd
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR