
Bola.net - Manajer Tim LCR Honda, Lucio Cecchinello, meyakini bahwa Marc Marquez sama sekali tak tertarik mengendarai motor selain Honda di MotoGP. Jika tidak, menurutnya Marquez takkan dengan mudahnya menerima tawaran kontrak berdurasi empat tahun.
Pada Februari lalu, Marquez dan Honda Racing Corporation (HRC) menggemparkan MotoGP dengan memperpanjang kontrak sampai 2024, yakni durasi kontrak terpanjang yang di sejarah Grand Prix. Kontrak itu sekaligus mematahkan spekulasi bahwa Marquez akan pindah ke Ducati.
Marquez pun menyatakan bahwa keputusan bertahan di Honda datang dari lubuk hatinya, namun tak pernah mengira ia bakal ditawari kontrak berdurasi empat tahun. Menurut Cecchinello, langkah kerja sama ini wajar-wajar saja dilakukan.
Selamanya Jadi Orang Honda
"Pada satu sisi, ini adalah hal baru. Pada sisi lainnya, ini bukti bahwa Honda ingin membangun pembatas antara Marc dan pabrikan lainnya. Kenyataannya, HRC memang punya hubungan pribadi dengan Marc," ungkap Cecchinello kepada GPOne, Rabu (3/6/2020).
Pria Italia ini juga ragu pada spekulasi beberapa pihak yang menyebut Marquez ingin mengikuti jejak Valentino Rossi untuk menang atau juara dengan tim lain. Menurut Cecchinello, Marquez justru tengah mengikuti jejak Mick Doohan, yang setia pada Honda dan meraih lima gelar GP500.
"Atas alasan ini, saya yakin Marc akan selamanya jadi orang Honda. Saya merasa Marc tak punya ketertarikan untuk pindah tim. Ini adalah sesuatu yang membuatnya agak mirip dengan Mick Doohan," pungkasnya.
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
Baca Juga:
- Urusan Kontrak Beres, Jack Miller Tanpa Beban Jelang MotoGP 2020
- 'Tawaran KTM Bikin Ducati Buru-Buru Gaet Jack Miller'
- Pol Espargaro Diisukan ke Repsol Honda, Dapat Kontrak 2 Tahun
- Johann Zarco Nyaris Batal Latihan di Catalunya Akibat Protokol Covid-19
- Jorge Lorenzo Hanya Kembali Balapan Jika Ada Jaminan Juara Lagi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Marc Marquez Cenderung Ikuti Jejak Mick Doohan, Bukan Valentino Rossi'
Otomotif 5 Juni 2020, 14:12
-
Jorge Lorenzo: Marc Marquez Luar Biasa, Tapi Bisa Dikalahkan
Otomotif 5 Juni 2020, 09:30
-
'Maverick Vinales Bakal Jadi Rival Terberat Marc Marquez'
Otomotif 5 Juni 2020, 08:40
-
'Marc Marquez Diblokir Ducati Usai Cekcok dengan Valentino Rossi'
Otomotif 3 Juni 2020, 12:40
-
'Honda Itu Motor Buruk, Tapi Marc Marquez Tetap Bisa Juara'
Otomotif 3 Juni 2020, 09:35
LATEST UPDATE
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
-
Prediksi Arsenal vs Liverpool 9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR