
Bola.net - Marc Marquez menegaskan fokus sepenuhnya bersama Ducati Lenovo Team setelah meraih gelar dunia MotoGP 2025. Meski masih memiliki hubungan baik dengan Honda, untuk sementara ini ia menutup pintu untuk membicarakan peluang kembali ke tim lamanya dalam waktu dekat.
Marquez diketahui membela tim pabrikan Honda sejak debutnya di MotoGP pada 2013. Bersama-sama mereka sukses menyabet enam gelar dunia. Namun, mereka berpisah pada akhir 2023 usai empat tahun yang kelam, dan Marquez memilih pindah ke Ducati lewat Gresini Racing pada 2024.
Musim ini, ia dipromosikan naik ke Ducati Lenovo Team, dan langsung tampil dominan, berbuah gelar dunianya yang ketujuh di MotoGP sekaligus yang kesembilan di Grand Prix. Rider Spanyol ini menilai kebahagiaannya bersama Ducati saat ini sudah cukup menjadi alasan untuk bertahan.
Hubungan Baik dengan Honda Tetap Terjaga

Meski sudah berpisah dua tahun, Marquez menegaskan masih punya kedekatan emosional dengan Honda. Hal ini terbukti lewat selebrasi gelar juaranya di Motegi, Jepang, di mana kru lamanya di Honda, yang kini mendampingi Joan Mir, ramai-ramai memberinya semangat.
Marquez sendiri tak menutup kemungkinan kembali ke Honda suatu saat nanti, mengingat apa pun bisa terjadi dalam dunia olahraga. Namun, ia menegaskan bahwa mentalitasnya saat ini tidaklah berganti tim ketika sudah melaju cepat dan bersenang-senang.
"Tentu saja Honda akan tetap menjadi tim terlama dalam karier saya. Kami punya hubungan luar biasa, seperti yang bisa Anda lihat di podium Motegi. Namun, saya selalu punya mentalitas yang sama: jika cepat, bahagia, dan tersenyum di suatu tempat, jangan ganti tim," ujar Marquez kepada MotoGP.com.
Pikiran Marc Marquez Sepenuhnya 'Merah'
Marquez menambahkan, kebersamaan panjang dengan Honda membuatnya menyimpan banyak kenangan. Namun, ia juga menekankan bahwa kenyamanan di tempat baru menjadi faktor utama dalam menentukan masa depan.
Rider berusia 32 tahun ini menegaskan bahwa dirinya kini sepenuhnya menikmati momen bersama Ducati. Gelar dunia yang baru saja diraihnya di Jepang menjadi bukti nyata kepuasan dan kenyamanannya.
"Kita lihat saja nanti. Anda tak pernah tahu, karena olahraga bisa berubah dari satu hari ke hari berikutnya. Namun, saat ini saya sangat bahagia, dan tiga hari lalu saya baru saja memenangkan gelar bersama Ducati. Jadi, pikiran saya sepenuhnya 'merah'," pungkas Marquez.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Soal Kans Ikuti Jejak Marc Marquez Bela Tim Satelit, Fabio Quartararo Merasa Lebih Pantas Bela Tim Pabrikan
- Waduh, Gigi Dall'Igna Luka-Luka Akibat Jatuh di Mandalika saat Rayakan Gelar MotoGP Marc Marquez
- Jadi Rider Yamaha Tercepat di MotoGP 2025, Fabio Quartararo Justru Merasa Masih Lamban
- Ogah Terbebani, Fabio Quartararo Tak Patok Target Muluk di MotoGP Mandalika 2025
- Fabio Quartararo Janji Tetap Kerahkan yang Terbaik Meski Yamaha Sedang dalam Masa Sulit di MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persib 5 April 2026
Bola Indonesia 4 April 2026, 11:44
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Borneo FC 5 April 2026
Bola Indonesia 4 April 2026, 11:40
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Persija 5 April 2026
Bola Indonesia 4 April 2026, 11:35
-
Benarkah Pep Guardiola Akan Tinggalkan Man City Akhir Musim Nanti?
Liga Inggris 4 April 2026, 10:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
























KOMENTAR