
Bola.net - Marc Marquez tampaknya memang serius menghadapi kerasnya persaingan MotoGP 2025 bersama Ducati Lenovo Team. Ia menyadari bahwa bergabung dengan tim pabrikan berarti harus siap bersaing merebut gelar dunia. Oleh karena itu, ia melakukan berbagai penyesuaian, termasuk perubahan fisik.
Selama musim dingin, Marquez bekerja keras untuk mencapai kondisi terbaik sebelum turun ke lintasan. Salah satu perubahan yang terlihat adalah berat badannya yang berkurang. Hal ini tampak jelas saat ia mendominasi MotoGP Thailand 2025 di Buriram, di mana ia menyapu bersih dua kemenangan.
Para pengamat MotoGP dari TNT Sports pun memperhatikan tubuh Marquez terlihat lebih ramping dibanding sebelumnya. "Lihat tulang pipinya, tajam seperti pisau, bisa digunakan untuk memotong kertas. Dia sebenarnya tak perlu menurunkan berat badan. Dia telah kehilangan tiga kilogram," ujar Suzi Perry seperti yang dikutip Motosan.es, Selasa (11/3/2025).
Marc Marquez Disebut Kehilangan Massa Otot

Juara dunia WorldSBK 22003, Neil Hodgson, juga menilai perubahan ini sebagai dampak dari adaptasi terhadap motor baru. Seperti yang diketahui, musim ini Marquez mengendarai motor Ducati Desmosedici GP25 yang dipasangi mesin GP24, setelah musim lalu sekadar mengendarai motor GP23.
"Dia jelas kehilangan massa otot. Dia sudah punya persentase lemak tubuh satu digit, seperti banyak pembalap lainnya. Dia kehilangan otot karena setelah pertama kali menguji motor GP25, yang merupakan peningkatan dua tahun dari motor GP23, komentarnya adalah, ‘Motor ini lebih mudah dikendarai,’" jelasnya.
"Saya tahu dia memakai mesin 2024. Motor ini lebih sedikit membutuhkan tenaga fisik, sehingga dia bisa kehilangan otot dan menjadi lebih aerodinamis. Rasio tenaga mesin terhadap berat badan memainkan peran besar,” lanjut pria asal Inggris ini.
Efek Berat Badan pada Bahan Bakar dan Aerodinamika
Sylvain Guintoli, juara WorldSBK 2014 yang juga mantan pembalap MotoGP, ikut menyoroti keuntungan dari berat badan yang lebih ringan bagi seorang pembalap. Hal ini bisa jadi bakal menguntungkan Marquez yang sedang memburu gelar dunia yang kesembilan.
“Ini sangat berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar dan meningkatkan aerodinamika. Semakin sedikit massa otot yang dimiliki, semakin sesuai untuk mengendarai motor. Bisa dilihat dia tampak tegang saat mengendarai GP23 pada musim 2024," ungkapnya.
"Namun, saat mengendarai Ducati pabrikan tahun ini, sejak lap pertama, bahasa tubuhnya terlihat lebih rileks, posisi kepalanya lebih rendah, dan lebih nyaman,” pungkas pembalap asal Prancis tersebut.
Sumber: TNT Sports, Motosanes
Baca Juga:
- Daftar Pembalap Formula 1 2026: Siapa Saja Calon Pembalap Cadillac?
- Oscar Piastri Resmi Dapat Kontrak Baru dari McLaren F1 Team Jelang Balapan di Rumah Sendiri
- Daftar Pemenang MotoGP Argentina, Siapa yang Akan Jadi Pemenang Edisi 2025?
- Fakta Unik Seri Argentina, Saksi Nyata 5 Momen Legendaris di MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ibu Marc Marquez: Jangan Langsung Sebut Anak Saya Juara Dunia MotoGP 2025!
Otomotif 12 Maret 2025, 14:28
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Bali United 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:57
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 8 Januari 2026, 18:55
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Borneo 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:52
-
Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR