"Gaya balap adalah masalah lain, yang jelas saya tak percaya diri di atas motor ini. Gaya balap tak akan bisa diubah tanpa kepercayaan diri. Saya merasa motor ini tak sesuai keinginan saya, saya tak bisa menikung sesuai yang saya inginkan," ujarnya kepada GPOne.
Pada hari pertama, Melandri yang merupakan runner up MotoGP 2005 menjadi yang terlamban. Hal ini tentu membuatnya makin frustrasi, mengingat ia sama sekali tak punya niatan kembali ke MotoGP dan ingin bertahan di World Superbike (WSBK).
"Jika saya sudah pede, maka saya akan cepat. Saya rasa motor ini butuh langkah lebih maju untuk lebih baik. Situasi ini berbeda dengan situasi saya di WSBK. Tahun lalu, saya tahu apa yang saya butuhkan. Kini saya tak tahu," pungkasnya. (gpo/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marco Melandri Makin Bingung Kendarai Aprilia
Otomotif 24 Februari 2015, 14:30
-
Aprilia Akui Belum Sepenuhnya Prototipe MotoGP
Otomotif 11 Februari 2015, 17:00
-
Bautista Sempurna, Aprilia Pertanyakan Melandri
Otomotif 11 Februari 2015, 11:00
-
Tinggalkan Aprilia, Bos Ducati Doakan Kesuksesan
Otomotif 10 Februari 2015, 19:45
-
Uji Coba MotoGP Buruk, Aprilia Gresini Anggap Wajar
Otomotif 9 Februari 2015, 15:00
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35





















KOMENTAR