
Bola.net - Pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, kembali melempar kritik tajam kepada Yamaha Motor Racing atas jebloknya performa YZR-M1 di MotoGP musim ini. Ia menyebut masalah grip yang mereka 'derita' sejak pertengahan 2017 makin mengakar dan pesimis ada solusi cepat untuk mengatasinya.
Vinales sejatinya mampu meraih tiga kemenangan dalam lima seri pertama 2017, namun paceklik kemenangan sampai MotoGP Australia 2018. Sejak itu pula, Vinales kembali kesulitan bahkan untuk sekadar naik podium. Padahal, Top Gun sempat menunjukkan tanda-tanda garang selama masa pramusim.
Rasa percaya diri Vinales bahkan melonjak usai merebut pole di Qatar. Nyatanya, ia tetap kesulitan tampil di papan atas dalam balapan, dan hal ini terus terjadi di seri-seri berikutnya. Vinales pun makin frustrasi karena Yamaha belum kunjung mampu menemukan penyebabnya.
"Saya punya grip yang baik semasa pramusim, bahkan pole di Qatar. Tapi setelahnya, tiap kali menjalani pekan balap, kami tak paham apa yang harus kami lakukan. Kami tak tahu harus memulai dari mana. Sungguh sulit bekerja sepanjang pekan balap saat Anda tahu Anda akan selalu lamban dalam balapan," ujarnya kepada Motorbike Magazine.
Andai Punya Lampu Ajaib
Juara dunia Moto3 2013 ini pun menyatakan bahwa masalah M1 masih sama seperti dua tahun lalu, yakni perilakunya sangat berbeda ketika memiliki grip rendah. Sekalinya grip rendah, maka semua keunggulan M1 sirna begitu saja.
"Jika dapat lampu ajaib, saya takkan minta ban depan 2017 dikembalikan. Saya justru akan meminta Si Jin untuk memberi saya lebih banyak grip, yakni hal yang tak dimiliki motor kami saat ini. Jika hal ini terwujud, motor kami bakal bekerja dengan baik dan masalah akan hilang," ungkapnya.
Vinales juga tak segan-segan menyatakan kurangnya terobosan dari Yamaha untuk menyaingi para rivalnya sejak ia bergabung pada 2017. "Kompetitor terus memperbaiki diri, sementara kami tak mengalami perbaikan apa pun sejak bergabung dengan Yamaha, bahkan makin buruk," tukasnya.
Takkan Patok Tiga Besar
Dengan berlalunya tujuh seri musim ini, Vinales belum juga meraih kemenangan, dan baru sekali naik podium, yakni usai finis ketiga di Jerez, Spanyol. Selain itu, ia mengalami tiga kali gagal finis, yang semuanya akibat tertabrak rider lain.
"Saya coba memperbaiki apa yang kurang pada gaya balap. Memang benar kami kurang beruntung, tapi kami juga tak bisa lebih baik. Peringkat 4 atau 5 masih mungkin, tapi selebihnya tidak. Saya harus realistis, situasi saat ini sangat sulit dan saya harus bekerja keras demi keluar dari kesulitan ini," tutupnya.
Menjelang MotoGP Belanda di Sirkuit Assen akhir pekan nanti, Vinales berada di peringkat 11 pada klasemen pebalap dengan koleksi 40 poin, tertinggal 32 poin dari Valentino Rossi di peringkat 3 dan 11 poin dari Fabio Quartararo di peringkat 7. Ia juga hanya unggul 6 poin dari Franco Morbidelli di peringkat 12.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Target Jadi Rider Terbaik Yamaha, Vinales Ogah Pikirkan 2020
Otomotif 25 Juni 2019, 14:40
-
Vinales Gaet Psikolog demi Hadapi Kesulitan di Yamaha
Otomotif 25 Juni 2019, 13:40
-
Maverick Vinales: Rival Makin Bagus, Yamaha Makin Jeblok
Otomotif 25 Juni 2019, 12:30
-
Vinales Ingin Quartararo dan Morbidelli Ikut Perbaiki Yamaha
Otomotif 25 Juni 2019, 11:30
-
Uji Coba Menjanjikan, Vinales Sebut 'DNA' Yamaha Kembali
Otomotif 21 Juni 2019, 09:15
LATEST UPDATE
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR