
Bola.net - Pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, mengaku sangat puas atas hasil uji coba pascabalap MotoGP Catalunya, Spanyol, awal pekan ini. Tak hanya mencatat waktu tercepat, Top Gun mengaku kepada Crash.net bahwa dirinya memiliki ritme balap yang cukup menjanjikan.
Vinales menjadi salah satu rider pertama yang turun lintasan dalam uji coba ini, mengingat ada banyak program dan perangkat yang harus ia coba. Ia pun senang cuacanya mirip dengan kondisi balapan pada Minggu (16/6), dengan begitu, ia bisa menjalani simulasi balap dengan baik.
"Ritme kami jauh lebih baik ketimbang pekan balap, jadi kami cukup cukup senang atas hasil ini. Kami mencoba sesuatu yang berbeda demi lebih baik, dan tampaknya saya jadi lebih nyaman dengan ban depan, area yang biasanya membuat saya tak percaya diri 100%," ungkapnya.
Hasil ini pun membuat Vinales bisa lebih ngotot dalam berkendara dalam kondisi grip yang rendah sekalipun. "Saya rasa kami bekerja dengan baik, menjalani begitu banyak lap. Bagus kami bisa melakukan time attack pada akhir sesi, karena saya merasa bisa melakukannya dengan energi tersisa," lanjutnya.
Tergantung Kondisi Grip
Meski begitu, Vinales belum bisa memastikan apakah performa yang sama bakal muncul ketika Yamaha turun di lintasan dengan karakter dan kondisi grip yang berbeda.
"Sulit memastikan apakah kami memang benar-benar mengalami kemajuan, karena Anda takkan pernah tahu kondisi grip. Kali ini, mungkin gripnya bagus. Tapi soal ritme, kami sudah lebih baik, dan kami sudah lebih dekat dengan para rival," ujarnya.
Dalam uji coba ini, Vinales juga berkesempatan membandingkan performa YZR-M1 dengan motor para kompetitor. Meski mengakui masih kurang tenaga hingga selalu tertinggal di trek lurus, M1 sangat lincah di tikungan.
"Kami cukup kuat di sini. Tentu bukan di trek lurus, melainkan di tikungan. Kami mampu sedikit mengembalikan DNA Yamaha, yang selalu baik dalam membelok," tuturnya.
Tak Sabar Jalani Assen
Juara dunia Moto3 2013 ini pun sudah tak sabar untuk turun lintasan di MotoGP Assen, Belanda, pada 28-30 Juni mendatang untuk memastikan performa dan kemajuan ini.
"Saya penasaran untuk melihatnya di Assen. Jelas grip di sana tak terlalu buruk, jelas lebih baik dari di sini. Saya senang, sepertinya memang ada kemajuan. Tapi kita takkan pernah tahu," tutupnya.
Akibat gagal finis dalam pekan balap di Catalunya, saat ini Vinales berada di peringkat 11 pada klasemen pebalap dengan koleksi 40 poin, tertinggal 32 poin dari Valentino Rossi yang ada di peringkat 5.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Uji Coba Menjanjikan, Vinales Sebut 'DNA' Yamaha Kembali
Otomotif 21 Juni 2019, 09:15
-
Balas Dendam, Maverick Vinales Tercepat di Uji Coba MotoGP Catalunya
Otomotif 18 Juni 2019, 09:05
-
Jorge Lorenzo Maklumi Kritik Tajam Maverick Vinales
Otomotif 17 Juni 2019, 14:15
-
Lorenzo Sebabkan Kecelakaan Kontroversial di MotoGP Catalunya
Open Play 17 Juni 2019, 10:20
-
Maverick Vinales Minta Jorge Lorenzo Dihukum Berat
Otomotif 17 Juni 2019, 09:55
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sunderland vs Chelsea: Trai Hume
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:44
-
Man of the Match Liverpool vs Brentford: Caoimhin Kelleher
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:33
-
Erling Haaland Raih Sepatu Emas Premier League yang Ketiga
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:12
-
Pecahkan Rekor Assist Premier League, Ini Kata Bruno Fernandes
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:08
-
MU Menang 0-3 di Kandang Brighton, Michael Carrick: Joss!
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:59
-
Man of the Match Crystal Palace vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:58
-
Man of the Match Man City vs Aston Villa: Ollie Watkins
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR