
Bola.net - Pebalap Estrella Galicia 0,0 Marc VDS Moto2, Alex Marquez mengaku tak mau terbebani 'kewajiban' untuk mengikuti jejak kakaknya, Marc Marquez, untuk membela Honda jika mendapat kesempatan ke MotoGP suatu saat nanti.
Belakangan, Alex memang santer diisukan berpeluang membela Pramac Racing dan Reale Avintia Racing, namun Marc mengaku bermimpi Alex juga membela Honda seperti dirinya, apalagi Alex juga sudah dua kali pernah menjalani uji coba di atas RC213V.
Meski begitu, Alex justru memilih berpikir terbuka. Kepada AS Motor, ia mengaku tak menutup kemungkinan untuk membela tim atau pabrikan selain Honda, apalagi performa motor-motor MotoGP saat ini semakin setara.
"Itu kan kata Marc. Tapi kini ada empat pabrikan yang bisa meraih gelar, dan KTM makin mendekati mereka. Saya harus lihat. Setiap situasi akan berbeda bagi setiap rider. Kakak saya ada di Honda, tapi bukan berarti saya harus membela Honda juga," ungkapnya.
Bakal Ikuti Firasat Sendiri
Alex juga meyakini bahwa setiap pebalap bisa bebas menentukan keputusannya sendiri, sekalipun sang kakak merupakan lima kali juara dunia MotoGP. Juara dunia Moto3 2014 ini mengaku akan tetap mengikuti kata hatinya sendiri dalam memilih tim.
"Tiap rider punya jalan masing-masing, punya gaya balap sendiri-sendiri, dan punya firasat sendiri soal motor mana yang lebih baik untuknya. Tampaknya Yamaha, Ducati, dan Suzuki lebih mudah untuk para debutan, sementara Honda lebih sulit," ujarnya.
Tak Hanya Pikirkan Performa Motor
Menurut rider 23 tahun ini, performa motor juga bukan satu-satunya hal yang menjadi bahan pertimbangan. Ia juga menyebut atmosfer kerja tim juga harus menjanjikan dan bisa membuatnya merasa seperti di 'rumah' sendiri. Menurutnya, faktor-faktor ini penting bagi seorang debutan.
"Anda harus lihat semua peluang, lalu baru ambil keputusan. Semua harus dilakukan dengan tepat. Selain motor, saya memperhatikan situasi kerja di garasi, orang-orang yang ada di sana, bisa jadi keluarga atau tidak. Itu hal terpenting bagi seorang pebalap, terutama yang berstatus debutan di MotoGP," tutupnya.
Berkat kemenangannya di Le Mans, Prancis; Mugello, Italia, dan Catalunya, Spanyol, saat ini Alex tengah duduk di puncak klasemen pebalap Moto2 dengan 111 poin, unggul 7 poin dari Thomas Luthi di peringkat kedua. Ia akan kembali turun lintasan di Moto2 Assen, Belanda akhir pekan nanti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alex Marquez Ungkap Kisah Unik di Balik Pendekatan Pramac-Ducati
Otomotif 24 Juni 2019, 16:00
-
Alex Marquez Ogah 'Wajib' Ikuti Sang Kakak ke Honda
Otomotif 24 Juni 2019, 15:15
-
Alex Marquez Ingin 'Lupakan' Peluang ke MotoGP 2020
Otomotif 24 Juni 2019, 14:00
-
Jadwal Siaran Langsung: MotoGP Assen, Belanda 2019
Otomotif 24 Juni 2019, 11:00
-
Menang Tiga Kali Beruntun, Alex Marquez Ragukan Peluang ke MotoGP
Otomotif 18 Juni 2019, 12:00
LATEST UPDATE
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR