
Bola.net - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, menyebut fakta bahwa Fabio di Giannantonio tak punya tim di MotoGP 2024 tidak bisa diterima. Namun, ia juga menyatakan bahwa Ducati Corse tak bisa ikut campur dalam membantu atau menentukan masa depan rider Italia tersebut.
Usai dipastikan terdepak dari Gresini Racing dan akan digantikan Marc Marquez musim depan, 'Diggia' justru tampil moncer sejak Seri Indonesia. Ia bahkan naik podium di Grand Prix Australia, naik podium di Sprint Qatar, dan puncaknya meraih kemenangan di Grand Prix Qatar atas Pecco Bagnaia.
Namun, nasib Giannantonio terkatung-katung. Sempat jadi opsi pengganti Marquez di Repsol Honda, ia malah kehilangan kans karena skuad itu memilih menggaet Luca Marini. Satu-satunya kursi kosong yang tersisa ada di Mooney VR46 Racing Team, tetapi skuad itu lebih menginginkan rider Moto2.
Berharap Fabio di Giannantonio Gabung VR46

"Fabio lebih cepat dari siapa pun dan belum tahu bakal punya tim atau tidak tahun depan, yang saya rasa tak bisa diterima. Pasalnya, akhir musim ini ia terbukti salah satu rider terbaik saat ini. Namun, beginilah adanya. Saya harap ia dapat tim tahun depan," ujar Ciabatti via MotoGP.com.
Ciabatti pun menyadari Marini merapat ke Repsol Honda, sehingga berharap Giannantonio jadi penggantinya di VR46. Namun, VR46 juga diketahui memburu Fermin Aldeguer dan Tony Arbolino, sementara Ducati tak bisa berbuat apa-apa karena VR46 dan Gresini Racing punya kebebasan penuh dalam menentukan line up sendiri.
"Kami berharap Fabio mendapatkan motor tahun depan. Saya rasa satu-satunya opsi adalah jika Marini pergi ke Honda, maka saat ini VR46 adalah jawabannya. Namun, ini tak ada di tangan kami. Seperti yang Anda tahu, VR46 dan Gresini memilih ridernya sendiri," ungkap Cabatti.
Bakal Pikirkan Tawaran Lain untuk Fabio di Giannantonio

Ducati Corse memang diketahui hanya punya andil dalam menentukan pembalap Ducati Lenovo Team, dan menjadi pemegang keputusan final soal para pembalap yang dipilih oleh Prima Pramac Racing, yang merupakan tim satelit utama mereka di MotoGP.
Di lain sisi, Ciabatti juga menyatakan pihaknya belum punya apa pun untuk ditawarkan kepada Giannantonio, terutama soal peran test rider dan pembalap cadangan yang saat ini masih dipegang Michele Pirro. Apalagi tim-tim mereka di WorldSBK juga sudah terisi pembalap lain.
"Saya rasa ia terbukti layak menang, dan terbukti rider yang baik untuk tim mana pun. Jika tidak, kita lihat nanti apakah kami bisa menawarinya sesuatu, meski jumlah wildcard musim depan akan dibatasi akibat aturan baru. Namun, saya harap ia bisa balapan semusim penuh," tutup Ciabatti.
Sumber: MotoGP
Baca juga:
- Marc Marquez: Sukses atau Gagal di Ducati, Saya Tetap Bakal Pensiun dengan Tenang
- Akhir Sebuah Era: Ini 7 Pembalap yang Pergi dari Timnya usai MotoGP Valencia 2023
- Fabio di Giannantonio dan Skuad Valentino Rossi Mulai Ngobrol, Kolaborasi di MotoGP 2024?
- Akankah Jorge Martin Menyusul? Inilah 5 Pembalap Tim Satelit yang Sukses Juarai MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc Marquez: Sembrono Kalau Saya Bidik Gelar MotoGP 2024 Bareng Ducati
Otomotif 22 November 2023, 15:40
-
Mengapa Ducati Tak Bisa Ikut Campur Tentukan Nasib Fabio di Giannantonio di MotoGP 2024?
Otomotif 22 November 2023, 13:20
-
Marc Marquez: Sukses atau Gagal di Ducati, Saya Tetap Bakal Pensiun dengan Tenang
Otomotif 22 November 2023, 12:07
-
Fabio di Giannantonio: Semoga Kemenangan Ini Bantu Saya Dapat Tim di MotoGP 2024
Otomotif 20 November 2023, 16:02
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR