
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha sekaligus juara dunia 2021, Fabio Quartararo, tak puas atas hasil uji coba pramusim MotoGP Sepang, Malaysia, 5-6 Februari 2022, meski jadi rider Yamaha tercepat. Quartararo mengaku tak terlalu nyaman berkendara, dan risau melihat para rival mengalami kemajuan yang sangat besar.
Seperti rider-rider Yamaha pendahulunya, permintaan El Diablo masih sama, yakni tambahan tenaga mesin agar bisa menyaingi kecepatan puncak (top speed) Ducati. Sayang, Yamaha juga masih belum mewujudkannya. Ia bahkan mengaku mesin M1 yang ia jajal tak banyak berubah dibanding yang ia coba di Jerez, November 2021.
Quartararo menduduki posisi 6 pada hari pertama dan 7 pada hari kedua. Pada hari pertama, ia mencatat top speed 332,3 km/jam, hanya tertinggal 5,2 km/jam dari Jack Miller dan Marc Marquez. Namun, ternyata top speed itu ia catatkan karena kesalahan dalam mengerem. Top speed terbaik keduanya adalah 329,2 km/jam.
Tak Ada Gunanya Terus-terusan Mengeluh

"Mesin saya sangat mirip dengan yang di Jerez. Tentu saya ingin tenaga lebih besar, tapi akhirnya kami tak bisa. Jika punya, lebih baik. Jika tidak, tak ada gunanya terus-terusan bilang kalau mesin kami kurang tenaga. Jika tak punya tenaga mesin, maka Anda harus adaptasi, seperti yang selalu saya lakukan," ujarnya via Crash.net.
"Saya tak puas jika mengingat ekspektasi saya. Hari ini (hari kedua) saya menjajal sasis baru, dan merendahkan setup motor. Hanya itu. Ini bukan hari yang baik. Kita lihat nanti apa yang bisa kami coba di Indonesia, meski saya tahu perangkat kami sama, hanya treknya saja yang berbeda," lanjutnya via GPOne.
Dalam uji coba ini, Quartararo juga melihat kekuatan Enea Bastianini (Gresini) dan Aleix Espargaro (Aprilia), yang memecahkan rekor lap Sepang. Ia bahkan mengaku sempat membuntuti Espargaro, dan melihat betapa apiknya Aprilia kini dalam menikung. Ia juga mengaku telah melihat kemajuan besar dari Suzuki dan Honda.
Ducati Oke, Tapi Pabrikan Lain Juga Mengesankan

"Kemajuan kami tak sebesar mereka. Ducati sangat cepat, tapi pabrikan lain juga bikin terkesan. Ini tak berarti kami tak kompetitif, namun kami jelas kesulitan di beberapa area, seperti manajemen ban baru. Saya tahu soal ini karena time attack adalah keunggulan saya, dan pabrikan lain kini mengalami peningkatan yang besar," tuturnya.
Quartararo juga tak mau lagi berlarut-larut dalam mengeluhkan leletnya kinerja Yamaha dalam menyediakan tambahan tenaga mesin pada M1, meski hal ini sudah jadi permintaan para rider Yamaha yang terdahulu, seperti Valentino Rossi dan Maverick Vinales. Namun, ia tetap berharap suatu saat nanti Yamaha berhasil melakukannya.
"Saya rasa Yamaha sedang berusaha mencarinya. Namun, mungkin zona kerja Yamaha bukanlah tenaga mesin. Semua orang sudah bekerja keras, dan saya merasa ini bukan area di mana Yamaha tak becus. Saya rasa mereka hanya tak bisa menemukannya. Padahal sedikit tambahan tenaga takkan mengganggu area lainnya," tutupnya.
Daftar Kombinasi Catatan Waktu Uji Coba MotoGP Sepang 2022
- Enea BASTIANINI - Gresini Racing - 1:58.131
- Aleix ESPARGARO - Aprilia Racing - 1:58.157
- Jorge MARTIN - Pramac Racing - 1:58.243
- Alex RINS - Team SUZUKI ECSTAR - 1:58.261
- Maverick VIÑALES - Aprilia Racing - 1:58.261
- Francesco BAGNAIA - Ducati Lenovo Team - 1:58.265
- Fabio QUARTARARO - Monster Energy Yamaha - 1:58.313
- Marc MARQUEZ - Repsol Honda Team - 1:58.332
- Johann ZARCO - Pramac Racing - 1:58.413
- Pol ESPARGARO - Repsol Honda Team - 1:58.420
- Luca MARINI - Mooney VR46 Racing Team - 1:58.430
- Joan MIR - Team SUZUKI ECSTAR - 1:58.529
- Takaaki NAKAGAMI - LCR Honda IDEMITSU - 1:58.607
- Jack MILLER - Ducati Lenovo Team - 1:58.645
- Miguel OLIVEIRA - Red Bull KTM Factory Racing - 1:58.701
- Marco BEZZECCHI - Mooney VR46 Racing Team - 1:58.710
- Alex MARQUEZ - LCR Honda CASTROL - 1:58.800
- Brad BINDER - Red Bull KTM Factory Racing - 1:59.016
- Raul FERNANDEZ - Tech 3 KTM Factory Racing - 1:59.180
- Fabio DI GIANNANTONIO - Gresini Racing - 1:59.197
- Cal CRUTCHLOW - Yamaha Factory Racing - 1:59.262
- Andrea DOVIZIOSO - WithU Yamaha RNF - 1:59.284
- Remy GARDNER - Tech 3 KTM Factory Racing - 1:59.348
- Franco MORBIDELLI - Monster Energy Yamaha - 1:59.365
- Darryn BINDER - WithU Yamaha RNF - 1:59.857
- Sylvain GUINTOLI - Suzuki Racing - 1:59.996
- Takuya TSUDA - Suzuki Racing - 2:05.678
Sumber: Crashnet, GPOne
Baca Juga:
- Tak Puas Hasil Uji Coba, Dovizioso: Cuma Quartararo yang Bisa Jinakkan Yamaha
- Rider dan Tim Tak Wajib Karantina: Satgas Covid-19 Tetapkan Protokol MotoGP Mandalika 2022
- Kompetitif di Uji Coba Sepang, Aleix Espargaro Puji Aprilia Makin Lincah
- Pecahkan Rekor Sepang, Enea Bastianini: Sejatinya Bisa Lebih Cepat Lagi
- Hasil Hari Kedua Uji Coba Pramusim MotoGP Sepang: Bastianini Pecahkan Rekor Petrucci
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pecco Bagnaia: Kalau Balapan Sekarang Juga, Saya Bisa Mengancam Papan Atas
Otomotif 7 Februari 2022, 15:18
-
Mesin Tak Berubah, Fabio Quartararo: Kemajuan Yamaha Tak Sebesar Pabrikan Lain
Otomotif 7 Februari 2022, 14:05
-
Tak Puas Hasil Uji Coba, Dovizioso: Cuma Quartararo yang Bisa Jinakkan Yamaha
Otomotif 7 Februari 2022, 12:30
-
Kompetitif di Uji Coba Sepang, Aleix Espargaro Puji Aprilia Makin Lincah
Otomotif 7 Februari 2022, 10:17
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35




















KOMENTAR