
Bola.net - Test rider Ducati Corse, Michele Pirro, tampaknya satu-satunya orang di paddock MotoGP yang tak terkejut menyaksikan Johann Zarco (Pramac Racing) memecahkan rekor kecepatan puncak alias top speed mencapai 362,4 km/jam dalam sesi latihan bebas keempat (FP4) MotoGP Qatar di Sirkuit Losail, Sabtu (27/3/2021).
Zarco berhasil memecahkan rekor top speed Andrea Dovizioso yang membubuhkan 356,7 km/jam bersama Ducati juga dalam FP3 MotoGP Italia 2019 di Sirkuit Mugello. Tak hanya Zarco, Jorge Martin dan Jack Miller juga ikut memecahkan rekor ini, masing-masing dengan kecepatan 358,8 km/jam di sesi Q1 dan 357,5 km/jam di sesi Q2.
Momen ini tentunya bikin heboh jagat dunia balap motor. Namun, Pirro malah merasa biasa saja menyaksikan ini. Ia menyebut kecepatan 360 km/jam sudah biasa ia bubuhkan dalam uji coba tertutup dengan Ducati. Hanya saja, karena uji cobanya bersifat tertutup, maka tak ada data yang dipublikasi dan tentunya tak dicatat sebagai rekor resmi.
Bukan Hanya Karena Tenaga Mesin

"Kecepatan macam ini sudah kerap dicapai dalam beberapa uji coba tertutup. Saya juga pastikan bahwa usai mencapai limit tertentu, yakni di atas 320-330 km/jam, perbedaan sensasi yang Anda rasakan sungguh tak tergambarkan," tutur Pirro lewat La Gazzetta dello Sport, seperti yang dikutip Corsedimoto, Kamis (1/4/2021).
Banyak orang yakin rekor top speed ini didukung mesin Desmosedici yang dikenal sangat bertenaga. Namun, Pirro menyatakan ini juga berkat perangkat lain. "Ini tak semata soal tenaga mesin, karena Ducati memang selalu bertenaga. Yang membantu mencapai limit kecepatan ini justru fungsi menyeluruh paket motor kami, termasuk aerodinamika, elektronik, dan sasis," ujarnya.
Pirro bahkan memprediksi rekor top speed Zarco ini cepat atau lambat bakal pecah lagi, apalagi saat MotoGP kembali ke Sirkuit Mugello, yang trek lurusnya sangat panjang (1141 m) dan tikungan pertamanya juga merupakan tikungan cepat ke kanan. Seperti diketahui pula, di sanalah rekor-rekor top speed MotoGP biasanya pecah.
Punya Taruhan dengan Bos Ducati

Circuit of The Americas di Austin memiliki trek lurus terpanjang (1200 m) di kalender MotoGP, namun rekor top speed jarang tercatat di sana karena tikungan pertamanya tajam ke kiri. "Trek lurus Qatar hanya 1 km lebih sedikit (1068 m) dan tikungan sebelumnya merupakan tikungan lamban. Berarti, pada meter ke-800, Anda mencapai 80 ke 360 km/jam," tutur Pirro.
"Jadi, bayangkan saja jika akselerasinya 500 meter lebih panjang. Jika Anda memberi ruang lebih besar, jika Anda memperpanjang rasionya, dan jika Anda tak perlu cemas soal tikungan, Anda bisa dengan mudah mencapai 400 km/jam," ungkap pembalap Italia ini, yang sudah jadi test rider Ducati sejak 2013.
Pirro pun mengaku punya 'taruhan' unik dengan General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, terkait top speed Desmosedici. "Jika tahun ini kami bisa meraih hasil yang penting, saya sudah minta Gigi untuk menurunkan saya di trek sepanjang 2-3 km, mungkin di sebuah bandara, untuk melihat betapa cepatnya Desmosedici melaju," tutupnya.
Sumber: La Gazzetta dello Sport
Video: Maverick Vinales Sukses Menangi MotoGP Qatar 2021
Baca Juga:
- Ambisius, Remy Gardner Target 2022 Naik ke MotoGP Bareng KTM
- Pol Espargaro: Bela Repsol Honda Tekanannya Besar, Apalagi Tak Ada Marc Marquez
- Enea Bastianini: Kalau Saya Cepat Terus, Ducati Bakal Beri 'Upgrade'
- Berpotensi Mundur Lagi, Tim Satelit Suzuki Terkendala Dana dan Kru
- Suzuki Tetap Kompetitif di MotoGP: Ditinggal Davide Brivio? Oke-oke Aja Tuh!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michele Pirro: Marc Marquez Lewati Periode 'Neraka', Bakal Turun di MotoGP Qatar
Otomotif 17 Maret 2021, 11:40
-
Ducati Pede Jack Miller Bakal Ikut Perebutkan Gelar Dunia MotoGP 2021
Otomotif 10 Maret 2021, 13:14
-
Michele Pirro: Tanpa Ducati, Andrea Dovizioso Pasti Sulit Kompetitif
Otomotif 26 Januari 2021, 13:10
-
Test Rider Ducati Yakin Jorge Lorenzo Bertekad Kembali Balapan
Otomotif 7 Juli 2020, 11:38
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR