
Manajer Tim Puslatda Balap Motor Jatim, M. Taufik, kepada wartawan di Surabaya pada hari Rabu (29/5), mengatakan ketiga pebalap yang siap berlaga adalah Sulung Giwa, M. Zaki dan Juni AS.
"Kejurnas Motorprix memang menjadi ajang pemanasan sekaligus pemantapan bagi persiapan mereka menuju PON. Kami optimis mereka bisa merebut podium juara di kandang sendiri," kata Taufik yang juga pimpinan perlombaan kejurnas kali ini.
Sebelumnya pada kejurnas balap motor Indoprix putaran II di tempat yang sama, hari Minggu (27/5), dua pebalap Puslatda Jatim lainnya, yakni Denny Triyugo dan Aldilla Eka Darma gagal meraih hasil memuaskan di depan publik sendiri.
"Mudah-mudahan tiga rekannya yang berlaga di Motorprix bisa menebus kegagalan tersebut," katanya.
Hingga menyelesaikan putaran ketiga, para pebalap Jatim mampu bersaing di papan atas klasemen sementara pebalap pada dua kelas bergengsi, yakni MP-1 (bebek 4 tak tune up 125cc seeded) dan MP-2 (bebek 4 tak tune up 110cc seeded).
Di kelas MP-1, Juni AS berada di peringkat keempat, kemudian Sulung Giwa di posisi kelima dan M. Zaki ditempat keenam. Pebalap asal Jawa Tengah, Agus Setiyawan masih menduduki posisi puncak di kelas ini.
Sementara di kelas MP-2, pebalap Jatim M. Zaki berada di puncak klasemen dan Juni AS di peringkat kelima, sedangkan Sulung Giwa terpuruk di posisi ke-19, karena absen pada dua seri sebelumnya.
"Saya sangat yakin pebalap-pebalap Jatim akan tampil ngotot di kandang sendiri dan ingin merebut juara. Apalagi mereka sudah hafal dengan karakter Sirkuit Kenjeran," kata Promotor Lomba dari Trendypromo Mandira, Helmy Sungkar.
Pada kejurnas putaran IV memperebutkan total hadiah Rp 70 juta ini, ia menargetkan sekitar 230 hingga 275 starter dari berbagai daerah akan ambil bagian.
"Hampir seluruh pebalap papan atas bakal hadir di Surabaya, karena ini pertaruhan gengsi sekaligus mengejar posisi di klasemen," tambah Helmy.
Namun, Helmy Sungkar sedikit menyayangkan kebijakan Pengurus Besar Ikatan Motor Indonesia (PB IMI) yang mencoret tiga kelas dari status kejurnas, yakni kelas MP-5, MP-6 dan MP-7.
"Jadi, kelas yang masuk kejurnas tahun ini mulai MP-1 hingga MP-4. Saya tidak tahu alasan penghapusan itu, tapi ketiga kelas pemula itu tetap kami lombakan agar pembinaan pebalap tetap berjalan dengan baik," katanya. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pebalap PON Jawa Timur Ramaikan Kejurnas Motoprix
Otomotif 30 Mei 2012, 20:30
-
Fitra dan Arya Perkuat HBCRT di Indonesia Super Production
Otomotif 28 Mei 2012, 18:45
-
Honda Kuasai Putaran Kedua Indoprix 2012
Otomotif 27 Mei 2012, 22:00
-
Sean Gelael Ikuti Seri Formula Pilota 2012
Otomotif 25 Mei 2012, 22:45
-
Pertarungan Kompetisi Indoprix 2012 Semakin Panas
Otomotif 25 Mei 2012, 17:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
-
Transformasi Sisi Kanan Real Madrid: Valverde dan Rodrygo Menggila!
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 21:56
-
Man United Cari Manajer Baru, Nama Eddie Howe Terus Disebut-sebut
Liga Inggris 9 Januari 2026, 19:58
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 19:39
-
Melihat Arsenal Frustrasi Ditahan Liverpool, Bukti Alotnya Perburuan Gelar!
Liga Inggris 9 Januari 2026, 19:31
-
Viktor Gyokeres Justru Jadi Tanda Tanya di Lini Depan Arsenal
Liga Inggris 9 Januari 2026, 18:57
-
2 Hal yang Bikin Milan Kehilangan Poin Lawan Genoa: Blunder dan Kurang Sabar
Liga Italia 9 Januari 2026, 18:15
-
FIFA Gandeng TikTok, Konten Live Piala Dunia 2026 Hadir dan Bisa Diakses Langsung
Piala Dunia 9 Januari 2026, 17:58
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 9 Januari 2026, 17:55
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52

























KOMENTAR